Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sejumlah Negara Amerika Latin Serempak Tolak Akui Hasil Pilpres Venezuela

📅 Selasa, 30 Jul 2024, 00:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sejumlah Negara Amerika Latin Serempak Tolak Akui Hasil Pilpres Venezuela Doc: ANTARA/HO-KBRI Caracas
Ket. Arsip - Presiden Venezuela Nicolas Maduro (kiri) mengunjungi stan Indonesia selama Festival Pariwisata Internasional Venezuela (FITVEN) 2021.

Moskow - Sejumlah negara Amerika Latin pada Senin menolak hasil pemilihan presiden Venezuela pada 28 Juli, yang dimenangkan petahana Nicolas Maduro, karena menduga ada kecurangan yang terjadi dalam prosesnya.

Kementerian Luar Negeri Peru menyatakan telah memanggil pulang Librado Augusto Orozco Zapata, duta besarnya di Karakas, untuk berkonsultasi terkait "klaim yang dibuat oleh otoritas pemilu Venezuela".

Di media sosial X, Menlu Peru Javier Gonzales-Olaechea juga mengutuk keras "hasil dari ketidakwajaran akibat kecurangan yang dilakukan pemerintah Venezuela".

"Peru tak akan menerima pelanggaran terhadap kehendak rakyat Venezuela," ucap dia.

Senada, pemerintah Kosta Rika menyatakan menolak hasil pemilu Venezuela dan menyebut proses pemilihan tersebut dipenuhi kecurangan.

"Kami akan bekerja sama dengan pemerintah demokratis di kawasan dan dengan organisasi internasional untuk memastikan kehendak suci rakyat Venezuela dihormati," kata Presiden Kosta Rika Rodrigo Chaves.

Selain itu, Menteri Luar Negeri Chile Alberto van Klaveren mengatakan negaranya akan menangguhkan pengakuan terhadap hasil pemilu Venezuela. Ia menyatakan bahwa "demokrasi harus menang" dan kehendak rakyat Venezuela harus dipenuhi.

"Mengingat situasi Venezuela ... penting untuk menunggu pendapat dari pengamat internasional serta pemeriksaan atas semua tindakan, yang harus ditinjau oleh pihak oposisi," kata van Klaveren.

Menteri Luar Negeri Kolombia Luis Gilberto Murillo lebih gamblang meminta supaya proses penghitungan ulang, verifikasi, dan audit atas hasil pilpres Venezuela dilakukan.

"Hasil pemilu pada hari yang menentukan tersebut harus memiliki kredibilitas dan legitimasi demi kebaikan kawasan dan kebaikan seluruh rakyat Venezuela," ujar Murillo lewat X.

Komunitas internasional dan bangsa Venezuela, katanya, tentu berharap supaya transparansi pemilu berhasil dipertahankan dan semua keraguan terkait hasilnya dapat diluruskan.

Sementara itu, kementerian luar negeri Argentina, Kosta Rika, Ekuador, Panama, Paraguay, Peru, Republik Dominika, dan Uruguay, mengeluarkan pernyataan bersama terkait hasil pemilu presiden Venezuela.

Mereka menyatakan akan terus memantau situasi di Venezuela dan menyerukan supaya "hasil pemilu benar-benar sesuai dengan kehendak rakyat".

NicolasMaduropada Minggu (28/7) dinyatakan sebagai pemenang pilpres dengan meraih 51,2 persen dari 80 persen suara yang sudah dihitung.

Sementara menurut jajak pendapat atas hasil pemilu, penantang Maduro dari kubu oposisi, Edmundo Gonzales, mendapat 44,2 persen suara.

Dengan hasil tersebut,Madurodijadwalkan memulai masa jabatannya yang ketiga sebagai presiden pada 10 Januari 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.