Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Aksi Protes Meletus di Ibukota Venezuela, Menentang Hasil Pilpres Menangkan Maduro

📅 Selasa, 30 Jul 2024, 08:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aksi Protes Meletus di Ibukota Venezuela, Menentang Hasil Pilpres Menangkan Maduro Doc: AFP/Raul Arboleda/Getty Images
Ket. Para penentang pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro berunjuk rasa di Caracas pada 29 Juli 2024.

CARACAS - Aksi protes meletus di beberapa wilayah Caracas pada hari Senin (29/7) menentang kemenangan pemilihan ulang yang diklaim oleh Presiden Venezuela Nicolas Maduro tetapi dibantah oleh oposisi dan dipertanyakan secara internasional, menurut pengamatan wartawan AFP.

Setelah pagi yang luar biasa tenang di ibu kota, dengan orang-orang mengatakan mereka masih terkejut, para pengunjuk rasa mulai membanjiri jalan-jalan di beberapa lingkungan sekitar jam makan siang, sementara kemenangan Maduro yang disengketakan sedang disertifikasi oleh otoritas pemilihan CNE yang loyalis.

Puluhan orang segera berubah menjadi ratusan karena semakin banyak orang bergabung dalam aksi demonstrasi meskipun hujan turun dan polisi dikerahkan dalam jumlah besar.

Di satu lingkungan, Petare, penduduk meneriakkan: "Pemerintahan ini akan jatuh, pemerintahan ini akan jatuh, pemerintahan ini akan jatuh!"

"Kebebasan, kebebasan!" teriak yang lain sambil membakar spanduk kampanye Maduro.

"Kami menutup usaha kami untuk bergabung dalam protes. Kami kecewa. (Hasil) ini tidak mencerminkan kenyataan. Kami memilih menentang Nicolas," kata Carolina Rojas yang berusia 21 tahun kepada AFP.

"Kami keluar karena ada penipuan," imbuh David (40), yang enggan menyebutkan nama belakangnya.

"Mereka memanggil tentara tapi... kita harus protes," katanya.

Pada pagi hari, warga terdengar memukul-mukul panci dan wajan sebagai tanda ketidakpuasan.

Pemilu diadakan hari Minggu di tengah meluasnya kekhawatiran akan penipuan dan kampanye yang tercemar oleh tuduhan intimidasi politik.

Sejumlah lembaga survei telah meramalkan kemenangan gemilang bagi oposisi, meskipun lembaga-lembaga yang setia kepada rezim tersebut melarang pemimpinnya yang sangat populer, Maria Corina Machado, untuk mencalonkan diri.

Dewan pemilihan CNE, yang setia kepada Maduro, mengatakan ia telah memenangkan 51,2 persen suara yang diberikan dibandingkan dengan 44,2 persen untuk kandidat proksi Machado, Edmundo Gonzalez Urrutia.

Pihak oposisi menyatakan terjadi kecurangan dan beberapa negara Barat dan Amerika Latin menyerukan audit pemungutan suara.

Maduro telah memperingatkan akan terjadinya "pertumpahan darah" jika ia kalah dalam pemilu hari Minggu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pemprov Maluku Luncurkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

56 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.