Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri BUMN dan CEO TikTok Bahas Potensi Ekonomi Digital Capai Rp4.500 T

📅 Sabtu, 27 Jul 2024, 11:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri BUMN dan CEO TikTok Bahas Potensi Ekonomi Digital Capai Rp4.500 T Doc: ANTARA/Putu Indah Savitri
Ket. Tangkapan layar - Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) berfoto dengan CEO TikTok Shou Zi Chew (kiri) dan CEO YouTube Neal Mohan, sebagaimana yang diunggah di akun instagram resminya yang bernama pengguna erickthohir.

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bersama CEO TikTok Shou Zi Chew dan CEO YouTube Neal Mohan membahas potensi digital ekonomi Indonesia yang akan mencapai Rp4.500 triliun.

"Saya bicara tentang potensi digital ekonomi Indonesia akan mencapai Rp4.500 triliun dan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara," ujar Erick Thohir, sebagaimana yang dikutip dari akun instagram resminya yang bernama pengguna erickthohir, dipantau dari Jakarta, Jumat (27/7).

Pertemuan tersebut berlangsung ketika makan malam di Museum Louvre, Prancis. Erick Thohir mengatakan Mohan dan Chew memercayai potensi ekonomi digital Indonesia dan menyatakan siap untuk mendukung pengembangannya.

"Mereka percaya dan siap mendukung potensi digital ekonomi yang dimiliki Indonesia. Mereka juga siap untuk mendorong kreator dalam negeri dengan tetap menjaga kultur Indonesia yang baik ke seluruh dunia," ucap dia.

Selain pertemuan dengan Mohan dan Chew, Erick Thohir juga bertemu dengan Muhammad Yunus, pendiri Grameen Bank dan Lakshmi Mittal, pemilik pabrik baja terbesar kedua di dunia ketika makan malam bersama International Olympic Committee (IOC) di lokasi yang sama.

Grameen Bank yang didirikan Muhammad Yunus, kata Erick, memiliki tujuan untuk memberikan pinjaman skala kecil untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tidak mampu meminjam dari bank umum.

"Konsep ini menjadi inspirasi untuk program yang sudah dijalankan di Indonesia yaitu PNM Mekaar yang saat ini sudah memiliki 15,2 juta nasabah," ucapnya.

Terkait dengan pertemuannya bersama Lakshmi Mittal, Erick Thohir menyinggung bahwa Lakshmi sempat merintis usahanya di Indonesia melalui pembangunan pabrik baja pada 1976.

"Sekaligus membantu membuka lapangan pekerjaan di Indonesia," kata Erick.

Menteri BUMN Erick Thohir yang juga merupakan anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC) berkunjung ke Prancis terkait dengan penyelenggaraan Olimpiade Paris 2024. Erick Thohir menyempatkan diri untuk bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino, Presiden Prancis Emmanuel Macron, hingga menghadiri rapat IOC yang ke-142 di Paris, Prancis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
KM Mutiara Sentosa II Menga...

Pemerintah Evaluasi Operator KMP Mutiara Santosa II Usai Kebakaran

28 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemerintah Evaluasi Operato...

Ratusan korban selamat KMP Mutiara Santosa II Tiba di Surabaya

32 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Ratusan korban selamat KMP ...
Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

35 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

50 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Luar Negeri
Ceuta Spanyol Hadapi Gelomb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.