Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Balai Pustaka Optimistis Kinerjanya Terus Melejit

📅 Kamis, 25 Jul 2024, 00:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Balai Pustaka Optimistis Kinerjanya Terus Melejit Doc: ANTARA/Maria Cicilia Galuh
Ket. Direktur Utama PT Balai Pustaka (Persero) Achmad Fachrodji ditemui dalam acara Indonesia Brand Forum di Jakarta, Rabu (24/7/2024).

Jakarta - Direktur Utama PT Balai Pustaka (Persero) Achmad Fachrodji optimistis kinerja perusahaannya akan terus melejit setelah menjadi anggota dalam Holding Danareksa.

"Kemarin untuk mengurangi karyawan yang terkait percetakan, kan harus dikurangi, itu (pembayaran gaji karyawan) dibantu Danareksa. Oleh karena itu, saya tidak khawatir, Balai Pustaka akan terus melejit dan terus naik," ujar Fachrodji di Jakarta, Rabu.

Fachrodji juga meyakini bahwa Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tidak akan menutup Balai Pustaka.

Sebagai perusahaanIP-based licensing digital company, sebut Fachrodji, Balai Pustaka dapat terus berkembang dengan melakukan berbagai transformasi serta proyek-proyek dari percetakan buku dan film serta aset-aset lain yang dimilikinya.

Sebagai informasi, Pemerintah resmi menetapkan PT Danareksa (Persero) sebagaiholdingpengelola BUMN lintas sektor yang ditandai dengan bergabungnya sebanyak 10 perusahaan menjadi anggota dalam Holding Danareksa, salah satunya Balai Pustaka.

Penetapan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Danareksa.

Saat ini, Balai Pustaka sedang mengembangkan bisnisnya ke industri kreatif dengan memproduksi film, komik digital, hingga gim.

Transformasi yang ditempuh Balai Pustaka merupakan instruksi dari Menteri BUMN Erick Thohir untuk menghidupkan kembali karya-karya sastra yang diterbitkan Balai Pustaka melalui film dan media digital yang diproduksinya.

Bentuk transformasi menuju industri kreatif dimulai dengan merilis film perdana bertajuk "Kutukan Peti Mati" yang merupakan adaptasi dari novelSarcophagus Onrustkarya Astryd Diana Savitri.

Selain "Kutukan Peti Mati", Balai Pustaka akan menghadirkan film adaptasi novel "Sitti Nurbaya" karya Marah Roesli.

Sementara untuk media digital lain seperti gim dan komik digital, saat ini tengah menjalani tahap pengembangan dengan melibatkan para ahli di bidangnya masing-masing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.