Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

7.166 Haji Asal Sumatera Utara Telah Tiba di Tanah Air

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 18:30 WIB | Oleh:
7.166 Haji Asal Sumatera Utara Telah Tiba di Tanah Air Doc: antara foto
Ket. Haji asal Sumut bersujud syukur setelah tiba di Tanah Air.

MEDAN - Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan Ahmad Qosbi mengungkapkan sebanyak 7.166 haji asal Sumatera Utara (Sumut) telah pulang ke Tanah Air.

“Ada 7.166 orang haji atau sekitar 85,82 persen jemaah haji kita sudah pulang ke Tanah Air," ujar Ahmad di Medan, Minggu (6/7).

Ia mengatakan, ke-7.166 haji itu terhitung hingga kedatangan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 20 Debarkasi Medan. Sebanyak 360 haji Kloter 20 Debarkasi Medan tiba menumpangi pesawat Garuda Indonesia melalui Bandara Kualanamu Deli Serdang, Sumatera Utara pada Sabtu (5/7).

“Alhamdulillah jemaah haji tiba di tanah air dalam keadaan selamat, sehat wal afiat," ungkap dia.

Data PPIH Debarkasi Medan menyatakan, hingga kini tercatat 15 haji asal Sumatera Utara wafat di Tanah Suci dan satu hajjah wafat setelah pesawat mendarat di Bandara Kualanamu Deli Serdang.

PPIH Debarkasi Medan menjadwalkan proses pemulangan jemaah haji reguler asal Sumatera Utara ke tanah air dimulai pada Kamis (12/6) hingga Rabu (9/7).

Data PPIH Embarkasi Medan mencatat sebanyak 8.350 orang calon haji yang terdiri atas 8.256 calon haji reguler dan 94 petugas haji yang tergabung dalam 24 kloter berangkat ke Tanah Suci sejak 2 hingga 30 Mei 2025.

"Haji asal Sumatera Utara yang masih di Tanah Suci sebanyak 1.173 orang. Mereka tergabung dalam empat kloter lagi," katanya.

Qosbi yang juga menjabat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara mengatakan jemaah haji asal Sumatera Utara patut bersyukur, sebab mereka dapat melaksanakan rukun Islam terakhir tahun ini, karena seorang haji baru bisa mendaftar lagi sebagai calon haji reguler 10 tahun kemudian.

“Kami atas nama panitia memohon maaf, jika selama pelayanan keberangkatan dan pemulangan ada kesalahan dan kekhilafan,” tegas Qosbi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.