Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Salah Sasaran, Sumbar Perkuat Validasi Data Bantuan Sosial

📅 Senin, 07 Jul 2025, 18:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Salah Sasaran, Sumbar Perkuat Validasi Data Bantuan Sosial Doc: Antara Foto
Ket. Salah seorang warga Kota Padang membawa beras bantuan presiden di Gudang Bulog Padang, Sumatera Barat.

Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus memaksimalkan validasi data terhadap penerima bantuan sosial (bansos) di daerah itu agar bantuan pengaman sosial tersebut tepat sasaran.

"Validasi dan verifikasi lapangan terus dilakukan para pendamping bansos agar bantuan ini tidak disalahgunakan," kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar Syaifullah di Kota Padang, Senin.

Syaifullah mewanti-wanti bansos yang dianggarkan setiap tahun oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial agar digunakan para penerima manfaat untuk kebutuhan yang tidak tepat. Sebagai contoh, pembelian rokok, bahkan judi online.

Bahkan, Dinas Sosial setempat berencana menerapkan sanksi tegas apabila ditemukan penerima bansos yang menggunakan bantuan itu untuk aktivitas judi online. Selain tidak tepat sasaran, tindakan tersebut juga berlawanan dengan hukum.

"Kalau kedapatan ada yang menggunakan uang bansos untuk judi online, bantuannya kita berhentikan," ujarnya.

Menurutnya, petugas pendamping bansos di lapangan memiliki peran besar dalam mengedukasi masyarakat, terutama penerima bansos agar bantuan itu betul-betul digunakan sebagaimana mestinya.

Secara umum Dinas Sosial Sumbar mencatat terdapat 2.726.144 warga yang termasuk ke dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Dari jumlah itu, sebanyak 203.872 merupakan keluarga penerima manfaat (KPM), 330.757 KPM bantuan pangan nontunai atau BNPT/program sembako serta 1.829.037 penerima bantuan iuran jaminan kesejahteraan.

Sementara itu, Roza (45), salah seorang warga Kota Padang penerima bansos mengatakan bantuan yang diterimanya selalu digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, seperti beras, minyak goreng, gula dan sebagainya.

"Alhamdulillah bansos ini selalu saya gunakan tepat sasaran, karena kebutuhan di rumah sangat mendesak," ujar Roza.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.