Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendikbudristek Dukung Penggunaan Produk Dalam Negeri

📅 Selasa, 23 Jul 2024, 03:13 WIB | Oleh:
Kemendikbudristek Dukung Penggunaan Produk Dalam Negeri Doc: Koran Jakarta/M Fachri
Ket. Mendikbudristek, Nadiem Makarim.

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, mengatakan bahwa salah satu cara dalam membuktikan rasa nasionalisme adalah dengan bangga menggunakan produk buatan Indonesia dan bangga berwisata di Indonesia. Untuk itu, pihaknya mendukung penggunaan produk lokal.

"Pemerintah berkomitmen memajukan ekonomi lokal melalui pengembangan industri UMKM dan pariwisata domestik," ujar Nadiem, dalam keterangannya, Senin (22/7).

Dia memaparkan, satuan pendidikan vokasi baik di jenjang SMK dan perguruan tinggi merupakan salah satu platform inovasi produk buatan Indonesia.

Banyak produk hasil kreativitas dari peserta didik dan mahasiswa vokasi yang kini telah bermanfaat secara luas, baik di dalam maupun di luar negeri.

"Dengan menguatkan pendidikan vokasi, kita turut menumbuhkan rasa bangga atas produk buatan Indonesia dan berwisata di Indonesia," jelasnya.

Nadiem menerangkan, pihaknya melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi menggelar Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Bangga Berwisata di Indonesia (Gernas BBI/BBWI) x Vokasifest 2024 dengan tajuk Mendukung Lokal Membangun Negeri. Gernas BBI/BBWI x Vokasifest 2024 digelar untuk mempromosikan produk-produk lokal dan mengapresiasi kreativitas generasi muda Indonesia.

Dia menambahkan, Gernas BBI/BBWI x Vokasifest 2024 juga merupakan upaya Kemendikbudristek dalam mengedukasi masyarakat tentang Pendidikan Vokasi.

Selain itu, kegiatan ini juga memberikan ruang kepada para siswa dan mahasiswa untuk menunjukkan hasil karya, serta mengasah keterampilan dan pengetahuan agar siap bersaing di pasar global. "Mari terus lanjutkan Gernas BBI BBWI dan gerakan memajukan pendidikan Indonesia," katanya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek, Kiki Yuliati, menyebut satuan pendidikan vokasi perlu mengembangkan keunikannya.

Menurutnya, keunggulan bidang keahlian tertentu (center of excellent) yang selaras dengan kebutuhan pengembangan potensi wilayah untuk menghasilkan produk lokal bernilai tinggi harus dikembangkan. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.