Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menparekraf Harap Bandung Maraton Masuk 'World Major Marathon'

📅 Minggu, 21 Jul 2024, 09:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menparekraf Harap Bandung Maraton Masuk 'World Major Marathon' Doc: ANTARA/Ricky Prayoga
Ket. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memberikan keterangan selepas mengikuti Bandung Marathon 2024 di Gedung Sate Bandung, Minggu (21/7/2024).

BANDUNG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno yang mengikuti Bandung Marathon 2024 atau dikenal juga dengan Pocari Sweat Run Bandung 2024 mengharapkan ajang ini naik level masuk jajaran World Major Marathon.

Sandiaga menilai bahwa Bandung Marathon bisa bersanding dengan Tokyo dan Boston di level tersebut, mengingat Bandungmemiliki suasana dan sejarah yang panjang untuk ajang semacam itu.

"Ingin levelnya naik sih, siapa tahu bisa gabung ke World Major Marathon seperti Tokyo Marathon, Boston, dan New York, karena Bandung cuacanya sangat nyaman dan juga sejarahnya sangat panjang," kata Sandiaga di Gedung Sate Bandung, Minggu (21/7).

Meskipun demikian, Sandiaga menilai untuk mencapai hal tersebut membutuhkan waktu yang tidak sebentar, karena ajang ini harus meningkatkan jumlah peserta yang saat ini mencapai 15 ribu, serta yang terpenting kesiapan panitia penyelenggara yang harus lebih baik lagi.

"Mungkin, kalau sekarang 15 ribu peserta, sebagai bandingan Boston itu 40 sampai 50 ribu pesertanya. Dan harus ada kesiapan, mungkin butuh waktu lima sampai 10 tahun," tutur Sandiaga.

Sandiaga yang ikut kategori 10 K (lari 10 km), menilai Bandung Marathon memiliki rute yang sangat baik dan menantang dengan ada medan menanjak dan menurun serta ditambah cuaca yang nyaman, sejuk, dan sangat berpotensi untuk digelarnya marathon internasional.

"Ini untuk marathon internasional yang cuacanya paling cocok di Indonesia, buat wisatawan mancanegara juga. Jadi kita ingin mengundang lebih banyak nanti dari Asia, Eropa, dan Amerika untuk gabung di sini," katanya.

Terkait dengan Bandung Marathon 2024 yang digelar 20-21 Juli 2024, Sandiaga melihat masyarakat Jabar khususnya Kota Bandung, patut diapresiasi karena telah menyukseskan gelaran yang diikuti oleh sekitar 15 ribu peserta ini.

"Ajang ini luar biasa selain menggerakkan masyarakat untuk hidup sehat, juga menggerakkan ekonomi karena ini tentunya bagian dari sport tourism, pariwisata berbasis olahraga," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.