Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bengkulu Dilalui Zona Subduksi Megathrust, BMKG Ingatkan Selalu Waspada Gempa

📅 Sabtu, 20 Jul 2024, 14:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bengkulu Dilalui Zona Subduksi Megathrust, BMKG Ingatkan Selalu Waspada Gempa Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Pengamat Meteorologi dan Geofisika Muda BMKG Kepahiang Sabar Ardiansyah menunjukkan kawasan rawan banjir di Bengkulu.

BENGKULU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kepahiang mengingatkan masyarakat di Provinsi Bengkulu untuk selalu waspada terhadap potensi gempa di wilayah tersebut.

Pengamat Meteorologi dan Geofisika Muda BMKG Kepahiang Sabar Ardiansyah di Kota Bengkulu, Sabtu (20/7), menjelaskan provinsI itu sejak dahulu hingga saat ini wilayah aktif gempa dan tsunami karena dilalui zona subduksi megathrust, baik di darat maupun lautan, karena terdapat patahan atau sesar."Untuk itu masyarakat tidak panik namun harus mengenali wilayah jika terjadi tsunami atau gempa kuat ke mana tempat pengungsian terdekat. Dengan mengetahui hal tersebut rasanya sudah cukup agar ketika sudah berada di titik aman maka dapat mencari informasi lainnya," katadia.Ia menerangkan bahwa secara ilmiah potensi gempa di wilayah Bengkulu mencapai magnitudo 8,5 yang berpotensi terjadi di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara dan magnitudo 8,9 di Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat dengan potensi tsunami mencapai 10 meter.Untuk itu, katanya, secara teori dengan sering gempa di Provinsi Bengkulu bermagnitudo rendah, seperti di bawah magnitudo 5dapat mengurangi energi potensi gempa dengan kekuatan besar tersebut."Hanya saja kapan waktunya itu yang belum bisa ketahui. Kalau jumlah energi besarannya itu bisa dihitung secara ilmiah," ujar dia.Oleh karena itu, katanya, BMKG Bengkulu bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat untuk waspada terhadap bencana alam, salah satunya gempa dengan kekuatan besar.Masyarakat juga diberikan pemahaman terkait dengan mitigasi gempa bumi,selalu mempersiapkan diri untuk melakukan evakuasi apabila sewaktu-waktu merasakan gempa, dan tidak terpancing dengan informasi atau isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.Sejak Januari hingga pertengahan Juli 2024, di Provinsi Bengkulu terjadi gempa bumi 255 kali dengan magnitudo paling tinggi pada 5 Juni 2024 dengan magnitudo 5,7 di Kabupaten Mukomuko dan terkecil magnitudo 1,9.Pada 2024, BPBD Kota Bengkulu memasang 300 rambu evakuasi bencana di seluruh kelurahan guna mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi.Penambahan rambu-rambu baru tersebut dapat mengantisipasi terjadinya dampak bencana di Kota Bengkulu,khususnya kelurahan yang rawan bencana, seperti tsunami, gempa bumi, banjir, dan longsor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...
Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.