Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hindia Menilai Lagu Indonesia Berpeluang Merambah Pasar Musik Global

📅 Kamis, 18 Jul 2024, 19:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hindia Menilai Lagu Indonesia Berpeluang Merambah Pasar Musik Global Doc: ANTARA/Farhan Arda Nugraha
Ket. Musisi Baskara Putra atau Hindia

JAKARTA - Musisi Baskara Putra, yang dikenal dengan nama panggung Hindia, mengemukakan bahwa lagu berbahasa Indonesia berpeluang merambah pasar musik global dengan hadirnya platform-platform pemutaran musik digital berjangkauan global.

Hindia mengatakan bahwa platform pemutaran musik seperti Spotify memudahkan musisi Indonesia untuk mempromosikan lagu kepada para pendengar di mancanegara.

"Sebenarnya, kalau menurut saya dari sisi platformnya, seperti Spotify fasilitasnya udah ada semua, yang kita butuhin itu, platformnya udah provide," katanya dalam Loud & Clear Press Briefing Spotify di Jakarta, Rabu (17/7).

Menurut dia, Spotify juga turut membantu pelaku musik Indonesia memperluas jejaring dengan mitra-mitra di luar negeri.

Kendati demikian, ia mengatakan, pemerintah juga diperlukan dukungannya dalam upaya mempromosikan karya-karya musisi dalam negeri ke mancanegara.

"Karena di banyak wave musik yang lain, ada dukungan yang bagus, ekosistem yang bagus dari sektor publik," kata pelantun lagu Secukupnya itu.

Hindia mengatakan bahwa saat ini lagu-lagu berbahasa Indonesia, termasuk lagu-lagu ciptaannya, sudah punya basis penggemar di beberapa negara.

Bahkan, menurut dia, lagu-lagu berbahasa Indonesia telah membantu menumbuhkan minat warga negara lain untuk mempelajari kultur Indonesia.

"Karena sekarang agak hiperlokal, kayak kebalik gitu, justru kami ingin melihat kultur di balik sesuatu. Misalnya, di saat kita mendengarkan sebuah lagu, kami ingin mendengar konteks di balik lagu itu," kata Hindia.

"Kenapa lagu itu bisa terdengar seperti itu? Kenapa kalimatnya bisa kayak gini? Emang mereka hidup sehari-harinya kayak gimana?" ia menambahkan.

Hindia yakin selanjutnya musik Indonesia yang memiliki ciri khas bisa dikenal luas oleh para pendengar musik di luar negeri.

"Karena menurut saya pribadi musik kayak gitu lebih unik bagi pendengar luar dibandingkan dengar musik pop berbahasa Indonesia," kata dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.