Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Tempatkan Rudal Jarak Jauh, Warga Jerman Cemas Risiko Perang dengan Rusia

📅 Kamis, 18 Jul 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Tempatkan Rudal Jarak Jauh, Warga Jerman Cemas Risiko Perang dengan Rusia Doc: ANTARA/Xinhua/Jamal Awad
Ket. Arsip - Suar dari ledakan terlihat di langit Yerusalem ketika sistem anti rudal Iron Dome Israel buatan Amerika Serikat menghalau rudal dan 'drone' dari Iran, Minggu (14/4/2024).

Moskow - Hampir separuh warga Jerman yang disurvei khawatir bahwa penempatan rudal jarak jauh Amerika Serikat di negara mereka akan meningkatkan risiko perang antara NATO dan Rusia, menurut studi yang diterbitkan majalah Stern pada Selasa (16/7).

Survei yang dilakukan oleh lembaga jajak pendapat Forsa menemukan bahwa 47 persen warga Jerman khawatir risiko perang akan meningkat setelah Amerika Serikat mulai mengerahkan rudal jarak jauhnya ke Jerman pada 2026.

Hanya 17 persen warga Jerman yang disurvei yang mengatakan bahwa penempatan rudal tersebut tidak akan meningkatkan risiko perang.

Studi ini menunjukkan bahwa skeptisisme terhadap penempatan itu membuat 90 persen kalangan pendukung parpol Aliansi Sahra Wagenknecht (partai populis sayap kiri di Jerman) menyatakan keprihatinannya.

Sementara 65 persen pendukung parpol Alternatif untuk Jerman (partai populis sayap kanan) menyatakan kekhawatiran serupa. Hanya sepertiga pendukung Partai Hijau yang menyatakan prihatin.

Sebelumnya, Kanselir Jerman Olaf Scholz di Berlin pada pekan lalu mengatakan bahwa penempatan senjata jarak jauh AS di negara Eropa barat itu tidak akan meningkatkan ketegangan antara Rusia dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Pada 10 Juli, Pentagon mengatakan bahwa AS mulai 2026 akan memulai penempatan sistem jarak jauh secara tidak menentu di Jerman sebagai bagian dari perencanaan penempatan permanen senjata-senjata ini di masa depan.

Persenjataan ini termasuk rudal jenis SM-6, Tomahawk dan pengembangan rudal hipersonik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Pemerintah Kota Mataram Aja...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.