Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pencarian Korban Tanah Longsor di Tambang Gorontalo pada Hari Kelima Terkendala Cuaca

📅 Jumat, 12 Jul 2024, 00:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pencarian Korban Tanah Longsor di Tambang Gorontalo pada Hari Kelima Terkendala Cuaca Doc: ANTARA/Zulkifli Polimengo
Ket. Tim SAR gabungan mengikuti apel sebelum menuju lokasi pencarian korban longsor di posko SAR, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Kabupaten Bone Bolango - Pencarian korban tanah longsor pada hari kelima oleh tim SAR gabungan di area tambang emas rakyat di Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo terkendala cuaca.

Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo Ida Bagus Ngurah Asrama di Gorontalo, Kamis, mengatakan tim SAR belum bisa secara maksimal melakukan pencarian karena sebagian besar wilayah tersebut terus-menerus diguyur hujan.

"Hujan menjadi kendala utama rekan-rekan di lapangan, sehingga proses pencarian terhambat," ucap Ida Bagus.

Ia menjelaskan, saat ini total keseluruhan korban yang sudah terdataberjumlah 190 orang, terdiri atas 23 orang meninggal dunia,144 selamat, dan masih dalam pencarian 23 orang.

Selain menyulitkan proses pencarian korban, cuaca hujan yang terus menerus mengguyur wilayah Kecamatan Suwawa Timur juga menghambat proses distribusi logistik.

"Cuaca buruk juga membuat helikopter yang akan mengangkut personel dari dan menuju lokasi operasi pencarian maupun untuk proses evakuasi tidak dapat dioperasikan," ujar Ida Bagus.

Demikian pula dengan satu unit ekskavator milik perusahaan tambang setempat yang sudah ada di lokasi tidak bisa dioperasikan mengingat di sekitar lokasi pencarian masih diguyur hujan hingga adanya pergerakan tanah.

"Untuk pendistribusian logistik dan personel hanya menggunakan angkutan sepeda motor," kata dia.

Meskipun aktivitas pencarian korban belum bisa dilaksanakan, namun tim yang turun dari lokasi menuju ke Posko SAR utama tetap melakukan penyisiran di sepanjang jalur yang dilalui.

Rencananya pada Jumat (12/7) pagi personel yang berada di lokasi tambang akan kembali melakukan pencarian korban. Demikian pula distribusi logistik dan personel tambahan menggunakan helikopter juga akan dilakukan dengan tetap mempertimbangkan faktor cuaca.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.