Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Erupsi Gunung Ibu Dua Kali Hembuskan Abu Setinggi 500 Meter Pagi Ini

📅 Rabu, 10 Jul 2024, 16:37 WIB | Oleh:
Erupsi Gunung Ibu Dua Kali Hembuskan Abu Setinggi 500 Meter Pagi Ini Doc: ANTARA/HO-PVMBG
Ket. Erupsi Gunung Ibu di Pulau Halmahera, Maluku Utara, teramati menghembuskan abu lebih kurang setinggi 500 meter ke udara, Rabu (10/7)

JAKARTA - Erupsi Gunung Ibu di Pulau Halmahera, Maluku Utara, teramati menghembuskan abu lebih kurang setinggi 500 meter sebanyak dua kali ke udara dari puncak kawah gunung api itu, Rabu pagi ini.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan dalam keterangan di Jakarta, mengatakan bahwa hembusan erupsi pertama terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 5 mm yang berlangsung 1 menit 17 detik.

Erupsi selanjutnya terekam dengan amplitudo maksimum 7 mm yang berlangsung 1 menit 49 detik.

Fenomena letusan berlangsung sejak pukul 07.55 WIT dan 08.43 WIT. Petugas posko pemantau Gunung Ibu di Desa Tokuoko mengamati tinggi kolom abu berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah timur laut, timur dan tenggara.

Sampai saat ini aktivitas vulkanik Gunung Ibu masih berada pada status level III atau siaga.

PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu maupun wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.

Begitupun jika terjadi hujan abu, masyarakat diharapkan selalu memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya gangguan sistem pernafasan.

Gunung Ibu merupakan gunung api yang memiliki ketinggian puncak 1.340 meter di atas permukaan laut. Secara administratif gunung tersebut masuk ke dalam wilayah Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara.

Desa Sangaji Nyeku, Desa Goin, Tokuoko, dan Duono, di Kecamatan Tabaru, Halmahera Barat merupakan sejumlah pemukiman penduduk yang dekat dari arah bukaan kawah Gunung Ibu. Masyarakat desa tersebut sempat dievakuasi pada bulan Mei 2024. Namun beberapa hari lalu mereka sudah diantarkan pulang kembali dari pengungsian oleh pemerintah daerah setempat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.