Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Perkuat Subsidi Bahan Pokok Buruh lewat KJP Plus

📅 Jumat, 26 Des 2025, 15:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov DKI Perkuat Subsidi Bahan Pokok Buruh lewat KJP Plus Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Penerima KJP Plus Bank DKI.

JAKARTA – Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memperkuat program subsidi bahan pokok melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus untuk buruh.

“Kami akan memperkuat program subsidi bahan pokok melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan program bantuan sosial lainnya, serta memperluas jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan yang terintegrasi dengan data pekerja,” kata Chico melalui pesan singkat di Jakarta, Jumat (26/12).

Tak hanya itu, sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga telah mengatakan Pemprov DKI akan memberikan insentif transportasi, PAM Jaya serta BPJS kesehatan untuk buruh.

Dengan demikian, nantinya buruh dapat menggunakan transportasi umum Jakarta secara gratis, memiliki BPJS Kesehatan yang ditanggung pemerintah dan mendapatkan subsidi air bersih PAM Jaya.

Menurut Chico, Pemprov DKI berkomitmen memastikan distribusi bantuan tersebut berjalan secara transparan dan tepat sasaran, dengan monitoring ketat untuk menghindari penyimpangan.

Sesuai dengan arahan Pramono, bantuan tersebut diharapkan membuat buruh atau para pekerja mempunyai energi lebih untuk bekerja lebih baik.

Sebelumnya, pada Rabu (24/12), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo resmi mengumumkan kenaikan UMP DKI Jakarta 2026 sebesar Rp5.729.876.

Sebelumnya, UMP Jakarta hanya Rp5.396.761, sehingga kenaikan UMP tahun ini sebesar 6,17 persen atau Rp333.115.

Pramono mengatakan penetapan itu dilakukan berdasarkan PP Nomor 49 Tahun 2025 sebagai acuan perhitungan. Dalam PP tersebut, diatur alfanya adalah 0,5 sampai dengan 0,9.

“Dalam rapat Dewan Pengupahan, untuk pembahasan hal yang berkaitan dengan UMP, diputuskan penetapan UMP 2026 ini berdasarkan alfanya 0,75. Hal itu, UMP dapat dipastikan mengalami kenaikan, dan di atas inflasi yang ada di Jakarta,” ungkap Pramono. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.