Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Temukan Lumut yang Dapat Bertahan Hidup di Mars

📅 Selasa, 09 Jul 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Tiongkok Temukan Lumut yang Dapat Bertahan Hidup di Mars Doc: WIKIMEDIA COMMONS
Ket. Syntrichia caninervis dapat bertahan dalam kondisi ekstrim Mars, demikian temuan para ilmuwan.

BEIJING - Menurut sebuah studi oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok, para ilmuwan telah mengidentifikasi spesies lumut gurun yang sangat tangguh di wilayah Xinjiang, yang dapat membantu mempertahankan kehidupan koloni manusia di Mars.

"Ketika ditempatkan pada kondisi yang meniru lingkungan di Mars, lumut Syntrichia Caninervis ditemukan mampu menahan kekeringan ekstrem, suhu sangat rendah, dan radiasi," kata akademi tersebut dalam sebuah makalah penelitian yang diterbitkan di jurnal The Innovation, baru-baru ini.

"Lumut dapat berfungsi sebagai dasar bagi pembentukan dan pemeliharaan ekosistem dengan berkontribusi pada produksi oksigen, penyerapan karbon, dan kesuburan tanah," kata para peneliti dalam studi yang diterbitkan pada tanggal 1 Juli itu.

"Itu dapat membantu mendorong proses atmosfer, geologi, dan ekologi yang dibutuhkan oleh tumbuhan dan hewan tingkat tinggi lainnya sekaligus memfasilitasi terciptanya lingkungan layak huni baru yang mendukung permukiman manusia jangka panjang," tambah makalah tersebut, dikutip dari The Straits Times.

Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan menemukan, bahkan setelah kehilangan lebih dari 98 persen kandungan air selulernya, lumut mampu memulihkan aktivitas fotosintesis dan fisiologis dalam hitungan detik setelah terhidrasi.

Menoleransi Suhu Rendah

Jika masih utuh, tanaman ini juga dapat menoleransi suhu yang sangat rendah dan beregenerasi setelah disimpan dalam freezer pada suhu minus 80 derajat Celsius selama lima tahun atau dalam nitrogen cair selama sebulan. Lumut ini ditemukan di Xinjiang, Tibet, gurun California, Timur Tengah dan wilayah kutub.

Perlombaan untuk menempatkan kehadiran yang lebih besar di luar angkasa telah memacu Tiongkok dan Amerika Serikat untuk meluncurkan rencana eksplorasi dalam beberapa tahun terakhir.

Misi Tiongkok meliputi peluncuran wahana antariksa asteroid dekat Bumi, Tianwen-2 pada tahun 2025, dan Tianwen-3 sekitar tahun 2030 untuk membawa kembali sampel dari Mars. Tiongkok mengambil sampel dari sisi terjauh bulan pada bulan Juni.

Sedangkan Badan Penerbangan dan Antariksa AS, telah merumuskan rencana 20 tahun untuk Mars, mencari jawaban apakah planet merah itu layak huni bagi manusia.

Sebelum melakukan uji coba di Mars, para peneliti Tiongkok menciptakan lingkungan yang memiliki tekanan, suhu, gas, dan radiasi UV yang serupa dengan Mars. Hasilnya, ditemukan ada lumut yang mampu bertahan hidup di lingkungan seperti itu.

"Melihat ke masa depan, kami berharap lumut yang menjanjikan ini dapat dibawa ke Mars atau bulan untuk menguji lebih lanjut kemungkinan kolonisasi dan pertumbuhan tanaman di luar angkasa," tulis para peneliti.

Dengan membawa lumut ke Mars, para peneliti berharap bakal bisa membawa oksigen ke planet tersebut. Namun, langkah ini jelas tidak mudah dilakukan.

Jika percobaan penanaman lumut berhasil dilakukan di luar angkasa maka ini bakal menjadi pertama kali dalam sejarah. Apalagi, percobaan tersebut dilakukan di planet lain. Beberapa pihak menyebut langkah membawa lumut ke Mars bakal tidak mudah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.