Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Masyarakat Bobo Sigi Dirikan Dapur Umum Secara Swadaya Pascabanjir

📅 Senin, 08 Jul 2024, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Masyarakat Bobo Sigi Dirikan Dapur Umum Secara Swadaya Pascabanjir Doc: ANTARA/HO-Pemdes Bobo
Ket. Masyarakat desa Bobo Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi saat bersama-sama mempersiapkan makanan untuk warga yang terdampak banjir disertai lumpur di wilayah itu.

Sigi - Masyarakat Desa Bobo, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah (Sulteng) mendirikan dapur umum secara swadaya dengan melibatkan pemerintah desa setempat pascabanjir disertai lumpur yang melanda wilayah itu.

"Kalau dari Pemerintah Kabupaten Sigi belum ada secara resmi, tapi yang ada hanya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat yang di lokasi bencana mendirikan posko," kata Kades Bobo, Arifin, Minggu.

Ia menuturkan dapur umum di desa Bobo berdiri sehari pascabanjir yang terjadi pada 2 Juli 2024, sedangkan dapur umum dari pemerintah daerah hingga saat ini belum tersedia di lokasi tersebut. "Dapur umum masih yang dibangun swadaya oleh masyarakat," ucapnya.

Dalam sehari posko dapur umum itu dapat melayani hingga 73 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir.

Selain itu, dapur umum lainnya juga didirikan di bagian utara, tidak jauh dari rumah kepala desa. "Jadi masakan ini tidak dibuat per bungkus, tapi setiap hari masaknya sampai 25 liter beras dan melayani 73 KK dan kami juga siapkan dapur umum cadangan di bagian utara," sebutnya.

Kata dia, untuk bahan pokok seperti beras, minyak goreng, telur dan bumbu dapur lainnya berasal dari bantuan para relawan.

"Laporan terakhir dari pak RT, kami kekurangan beras di dapur umum, sementara bantuan untuk dapur umum dari pemerintah daerah hanya sekali yaitu hari kedua pascabanjir," ujarnya.

Ia menegaskan hingga saat ini pemerintah desa dengan BPBD Sigi senantiasa melakukan koordinasi terkait keadaan di Desa Bobo. "Kalau koordinasi dengan pihak BPBD masih jalan sampai hari ini," tuturnya.

Sementara pembersihanruas jalan Poros Palu-Bangga dan rumah-rumah warga di Desa Bobo terus dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat setempat. "Belum bersih sepenuhnya dan alat berat berupa ekskavator mini mulai bekerja hari ini, dan rumah-rumah masyarakat masih dikerjakan secara swadaya," ujarnya.

Banjir yang disertai lumpur merusak71 rumah warga di Desa Bobo, Kecamatan Dolo Barat.Rusak ringan 36 rumah, rusak sedang 18 rumah, dan rusak parah 17 rumah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Sentimen Negatif Dominan, 14 Juli 2026

24 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Sentimen Negatif Dominan, 1...

Laporta Tegaskan Raphinha Bertahan di Barcelona

29 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Laporta Tegaskan Raphinha B...

Pemprov Maluku Luncurkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.