Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penumpang Angkutan Diharap Capai 30 Persen

📅 Jumat, 05 Jul 2024, 01:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penumpang Angkutan Diharap Capai 30 Persen Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syaripudin saat membuka diskusi Publik Institut Studi Transportasi (INSTRAN) di Jakarta Pusat, Kamis (4/7).

JAKARTA - Masyarakat Jakarta diharapkan naik angkutan umum sampai 30 persen pada tahun 2030. "Masih ada sisa waktu enam tahun untuk mendorong warga menggunakan transportasi publik," kata Pelaksana Harian Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta, Syaripudin.

Dia mengatakan ini saat membuka diskusi publik bertema "Elektronifikasi Integrasi Pembayaran Transportasi Jakarta," Kamis (4/7). Tujuannya untuk mendukung Transportasi Terintegrasi Jabodetabekjur menjelang berlakunya UU Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

Syaripudin menjelaskan, berdasarkan data perjalanan, pada tahun lalu dari 21 juta perjalanan, baru empat juta atau hanya 18,86 persen warga menggunakan transportasi publik. Selain kemacetan, kata Syaripudin, Jakarta juga menghadapi permasalahan buruknya kualitas udara.

Untuk itu, katanya, Pemprov Jakarta terus berupaya menyelesaikan permasalahan tersebut dengan menggencarkan angka penggunaan transportasi publik. "Jakarta terus melakukan perubahan dengan paradigma perkembangan transportasi, menuju Transit Oriented Development," jelasnya.

Ini akan mendorong peralihan dari kendaraan pribadi menuju kendaraan transportasi massal. Hanya, dalam pengembangannya, masih ada sejumlah tantangan seperti kemacetan. Selain itu, Syaripudin menyebut, terkait UU DKJ nantinya ada beberapa fokus yang harus dipikirkan Pemprov Jakarta.

Pemprov akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait seperti pejalan kaki, pengguna sepeda, dan angkutan umum. Juga perlu dikembangkan kendaraan ramah lingkungan. Di sisi lain, perlu diberikan disinsentif kendaraan pribadi.

Pemprov Jakarta berkomitmen mewujudkan dimensi pengintegrasian fisik, jadwal layanan, lintasan, dan rute. Juga penyatuan sistem pembayaran dan tarif.

Syaripudin berharap, dengan pembahasan upaya pengintegrasian yang tengah diupayakan Pemprov ini dapat terus meningkatkan jumlah penumpang angkutan umum untuk Transjakarta, LRT, dan MRT.

Sejauh ini untuk pengguna Transjakarta sudah mencapai satu juta per hari. Sedangkan untuk LRT ada sekitar tiga ribu penumpang. Lalu, penumpang MRT mencapai 100.000 penumpang per hari. "Kondisi tersebut menunjukkan angka yang terus meningkat," tutur Syaripudin.

Dia berharap angka 18,6 persen ini bisa meningkat hingga 20,86 persen. Ini menjadi tantangan buat semua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.