Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Pelayanan Publik, Kemenhub dan Pemkot Uji Pengoperasian Bus 'Balikpapan City Trans'

📅 Selasa, 02 Jul 2024, 00:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Pelayanan Publik, Kemenhub dan Pemkot Uji Pengoperasian Bus 'Balikpapan City Trans' Doc: ANTARA/HO-Humas Kemenhub
Ket. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Risyapudin Nursin memberikan sambutan dalam uji coba pengoperasian bus "Balikpapan City Trans" di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (1/7/2024).

Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Pemerintah Kota Balikpapan melakukan uji coba pengoperasian bus "Balikpapan City Trans", guna meningkatkan konektivitas dan transportasi perkotaan di daerah tersebut.

"Uji coba pengoperasian bus Balikpapan City Trans, dilakukan dalam rangka program pengembangan angkutan perkotaan berbasis jalan dengan skema Buy The Service di Kota Balikpapan," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Risyapudin Nursin dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Risyapudin menyampaikan bahwa hal itu sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang menyatakan bahwa pemerintah harus hadir dalam penyelenggaraan angkutan umum dalam upaya memenuhi kebutuhan angkutan umum yang selamat, aman, nyaman dan terjangkau.

Dalam uji coba tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepakatan antara Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Risyapudin Nursin dan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud.

Risyapudin mengaku bahwa pihaknya menyambut baik kerja sama dan sinergi dalam hal penyediaan angkutan massal berbasis perkotaan di Balikpapan.

"Mengingat sudah adanya Ibu Kota Nusantara atau IKN yang lokasinya tidak berjauhan dengan Kota Balikpapan sehingga merupakan pelengkap integrasi antar dan intra moda transportasi dalam rangka konektivitas Kota Balikpapan dengan IKN dengan menghubungkan pusat Kota Balikpapan dan simpul-simpul transportasi di Balikpapan," ujarnya.

Risyapudin berharap program tersebut dapat menjadi stimulus agar pemerintah setempat dapat secara konsisten mempersiapkan dan melaksanakan peran dan tanggung jawab, seperti melakukan sosialisasi ke masyarakat luas.

Selain itu, mitigasi risiko, melakukan reformasi angkutan perkotaan eksisting serta secara bertahap atau sekaligus dalam waktu paling lama tiga tahun.

"Nantinya setelah 3 tahun program ini akan dialihkan kepada pemerintah kota dan diharapkan dapat melanjutkan pengembangan, pengelolaan dan pengoperasian layanan angkutan perkotaan berbasis jalan di Kota Balikpapan," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Angkutan Jalan Suharto menyampaikan bahwa sejak tahun 2022 Ditjen Perhubungan Darat telah menyediakan layanan antar moda menuju IKN dan sebaliknya sehingga dengan adanya layanan feeder bus Balikpapan City Trans dapat memperkuat kota metropolitan Balikpapan.

Suharto menjelaskan, di tahap awal, bus itu akan beroperasi sebanyak dua koridor dengan rute Pelabuhan Semayang - Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan yang berjarak 26,6 km dan yang kedua adalah rute Loop dari dan berakhir di Terminal Batu Ampar berjarak 20,6 km.

"Untuk sementara layanan ini bertarif 0 rupiah atau gratis," imbuh Suharto.

Lebih lanjut Suharto mengatakan, uji coba layanan menggunakan bus ukuran sedang berkapasitas 30 penumpang duduk dan berdiri. Jumlah sebanyak 19 bus termasuk bus cadangan serta beroperasi selama 16 jam mulai dari pukul 05.00 pagi hingga jam 21.00 malam waktu setempat.

Selanjutnya, pada setiap bus dilengkapi dengan perangkat intelligent transport system (ITS) berupa global positioning system (GPS) untuk tracking system armada dan pengawasan operasional, kamera pengawas atau CCTV untuk sistem pengawasan keselamatan dan keamanan serta perilaku pengemudi dan kondisi di dalam dan di luar bus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.