Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Otorita IKN Lirik Ciroes Waste Kota Balikpapan Kelola Sampah Kota Nusantara

📅 Minggu, 30 Jun 2024, 13:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Otorita IKN Lirik Ciroes Waste Kota Balikpapan Kelola Sampah Kota Nusantara Doc: ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan
Ket. Titik Nol Kota Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

BALIKPAPAN -Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melirik potensi kerja sama dengan Ciroes Waste Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, untuk layanan pengelolaan sampah di Kota Nusantara, ibu kota baru Indonesia.

Ciroes Waste Kota Balikpapan, kata Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN Myrna Asnawati Safitri di Balikpapan, Minggu (30/6), memperkenalkan pekerjaan hijau (green job) berbasis pada pengelolaan sampah.

"Ada lapangan kerja baru pengelolaan sampah, jadi kami akan jajaki kerja sama dengan Ciroes Waste," tambahnya.

OIKN menerapkan tempat pengolahan sampah reduce reuse recyle (TPS3R) pola pengelolaan persampahan pada skala komunal atau kawasan di ibu kota negara baru Indonesia.

Pola pengelolaan persampahan yang diterapkan OIKN itu melibatkan peran aktif pemerintah dan masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat.

"Kami sudah lakukan identifikasi apabila TPS3R beroperasi sampah sudah dipilih dan dipilah dari tingkat rumah tangga, jadi ada lapangan kerja baru pada pengelolaan sampah," kataMyrna Asnawati Safitri

Ciroes Waste bergerak pada pengelolaan sampah yang menghubungkan penjual dan pembeli sampah daur ulang dengan menggunakan pemanfaatan teknologi asal Kota Balikpapan.

Ciroes Waste memainkan peran dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan Kota Balikpapan dengan memberdayakan industri pengelolaan sampah melalui penggunaan teknologi dan inovasi.

"Kami tawarkan konsep pengelolaan sampah ibu kota negara baru sama seperti Kota Balikpapan," ucap pemilik Ciroes Waste Sandy Wijaya.

Tetapi untuk di Kota Nusantara, kata dia, sedang disiapkan inovasi baru melalui sebuah aplikasi yang saat ini sedang dimasukkan dalam Play Store dan App Store, sehingga semua elemen masyarakat dapat menggunakan.

Masyarakat tinggal membuka gawai dalam aplikasi untuk melihat serta memilih jenis sampah yang memiliki nilai ekonomi, kemudian Ciroes Waste bakal menjemput dan dari pengelolaan sampah itu masyarakat mendapatkan saldo, demikian Sandy Wijaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.