Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pj Gubernur Jamin Warga Terdampak IKN Tidak Dirugikan

📅 Sabtu, 29 Jun 2024, 03:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pj Gubernur Jamin Warga Terdampak IKN Tidak Dirugikan Doc: ANTARA/Adpim Pemprov Kaltim.
Ket. Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik.

KALIMANTAN TIMUR - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik memastikan kepada warga Kelurahan Sepaku, Penajam Paser Utara, yang terdampak program kawasan pengendali banjir dan normalisasi sungai di Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak akan dirugikan.

"Untuk masalah ini ada 22 kepala keluarga yang terdampak," kata Akmal Malik di PPU, kemarin.

Secara umum Akmal mengaku sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo untuk memastikan proses penyelesaian dampak sosial tidak sampai merugikan masyarakat. "Masyarakat ditempatkan sebagai bagian dari upaya menyelesaikan masalah itu," katanya.

Dari kedua pertemuan itu, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri ini pun mengakui warga mendukung program pembangunan IKN.

Walaupun, menurut dia, pertemuan hanya sebatas silaturahmi sekaligus mengidentifikasi permasalahan secara umum. Karena itu, semua pihak yang terlibat terutama Pemerintah Provinsi Kaltim akan terus melakukan pendekatan secara humanis kepada warga terdampak pada hari Sabtu dan Ahad ini.

"Dua hari berturut-turut kita akan door to door menyapa warga. Kira-kira apa langkah terbaik menyelesaikan masalah kita," ujarnya.

Kembali Akmal menegaskan Pemerintah akan terus melakukan langkah-langkah persuasif didukung BPN/ATR, Kementerian PUPR juga aparat TNI dan Polri serta instansi terkait lain. "Semua mendukung IKN. Persoalannya hanya bagaimana hak-hak mereka yang harus kita jaga," ucapnya.

Menurut Akmal, menyelesaikan permasalahan sosial yang melibatkan masyarakat banyak harus dengan pendekatan hati (humanis). "Arahan Bapak Presiden jangan ada yang dikorbankan sebab masalah sosial ini," cakapnya.

Akmal Malik menegaskan kehadiran IKN di Kaltim sebagai wujud komitmen Pemerintah untuk menciptakan sila kelima pancasila yaitu keadilan sosial bagi rakyat Indonesia.

"Jika selama ini Indonesia identik Jawa sentris karena pembangunan dan ekonomi terpusat disana," kata Akmal Malik.

Menurut Akmal Malik pindahnya ibu kota negara ke Benua Etam akan benar-benar mewujudkan Indonesia sentris. Sebab, Pemerintah meyakini IKN di Kaltim akan mampu mentriger ekonomi dan tumbuhnya sentra-sentra baru di Kalimantan bahkan wilayah timur Indonesia.

"Saya orang Padang, Pak Danrem orang Medan, juga Pj Bupati. Kami semua mendukung IKN, masa orang Desa Pemaluan tidak mendukung IKN," candanya.

Bahkan Akmal mengisahkan saat dirinya menjadi Pj Gubernur Sulawesi Barat telah memberangkatkan ratusan perahu sandek ke Kaltim (Balikpapan). Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Daerah-daerah Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Daerah-daerah Siaga Kebakar...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp67.350/...
Megapolitan
Harga Kakao Kering di Lebak...
Daerah
Hingga Agustus, Samsat Palu...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.