Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tuntutan Hukum terkait Perubahan Iklim terhadap Perusahaan di Dunia Meningkat

📅 Jumat, 28 Jun 2024, 00:01 WIB | Oleh:

Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa pada bulan April mengeluarkan keputusan bersejarah terhadap Swiss, karena menganggap Swiss tidak berbuat cukup banyak dalam mengatasi perubahan iklim - sebuah keputusan yang dapat memaksa pemerintah untuk mengadopsi kebijakan iklim yang lebih ambisius.

"Hanya lima persen kasus perubahan iklim yang telah dibawa ke pengadilan internasional, namun banyak dari kasus ini mempunyai potensi signifikan untuk mempengaruhi proses hukum di dalam negeri," kata laporan tersebut.

Penulis laporan tersebut mengantisipasi peningkatan kasus "pasca bencana" di masa depan, dengan merujuk pada tindakan yang baru-baru ini dilakukan di Puerto Riko yang dilanda badai terhadap rekonstruksi infrastruktur bahan bakar fosil.

"Konsep ecocide dan upaya untuk mengatasi kejahatan lingkungan bisa menjadi alasan lain untuk mengajukan tuntutan hukum, begitu pula isu-isu lain seperti polusi plastik dan dampak terhadap perubahan iklim," kata laporan itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

43 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.