Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Realisasi Dana untuk IKN Capai Rp5,5 Triliun per Mei 2024

📅 Jumat, 28 Jun 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Realisasi Dana untuk IKN Capai Rp5,5 Triliun per Mei 2024 Doc: Koran Jakarta/M Fachri
Ket. Proses pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)

JAKARTA - Realisasi anggaran untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) telah mencapai 5,5 triliun rupiah per 31 Mei 2024. Jumlah ini naik 700 miliar rupiah dari realisasi akhir April sebesar 4,8 triliun.

Nilai realisasi per Mei ini setara dengan 13,7 persen dari total pagu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 yang sebesar 40 triliun rupiah.

"Kalau tahun ini, 5,5 triliun rupiah sudah dibelanjakan hingga Mei dari pagu tahun ini yang cukup signifikan, yaitu 40 triliun rupiah," kata Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, dalam konferensi pers APBN KiTa yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis (27/6).

Seperti dikutip dari Antara, Menkeu mengatakan anggaran itu digunakan untuk pembangunan klaster infrastruktur serta noninfrastruktur.

Untuk realisasi klaster infrastruktur tercatat sebesar 3,4 triliun rupiah dari pagu 36,7 triliun rupiah. Anggaran digunakan untuk pembangunan gedung di kawasan Istana Negara, kementerian koordinator dan kementerian lain, serta gedung Otorita IKN (OIKN).

Kemudian, untuk pembangunan tower rusun ASN dan pertahanan keamanan (hankam), rumah tapak menteri, dan rumah sakit IKN. Anggaran juga digunakan untuk pembangunan jalan tol IKN, jalan dan jembatan IKN, serta bandara VVIP.

Pengendalian Banjir

Selanjutnya, realisasi klaster infrastruktur digunakan untuk penataan dan penyempurnaan kawasan Bendungan Sepaku Semoi, Embung KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan), dan pengendalian banjir IKN. Sementara realisasi klaster noninfrastruktur tercatat sebesar dua triliun rupiah dari pagu 3,3 triliun rupiah.

Anggaran digunakan untuk perencanaan, koordinasi, dan penyiapan pemindahan; laporan dan rekomendasi kebijakan pada kementerian/lembaga (K/L); kegiatan pemetaan, pemantauan, dan evaluasi; dukungan pengamanan Polri; serta operasional OIKN.

Untuk diketahui, total anggaran yang disalurkan untuk pembangunan IKN mencapai 72,5 triliun rupiah, dengan rincian alokasi dana pada APBN 2022 sebesar 5,5 triliun rupiah, APBN 2023 sebesar 27 triliun rupiah, dan pagu APBN 2024 sebanyak 40 triliun rupiah.

Terkait dengan pembangunan IKN ini, Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) mengatakan kebijakan ini merangsang pertumbuhan ekonomi dan mempercepat pembangunan di Indonesia Timur.

"ADB mengapresiasi salah satu justifikasi pemerintah Indonesia atas pemindahan Ibu Kota Indonesia ke Kalimantan Timur adalah untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Indonesia timur," kata Direktur ADB untuk Indonesia, Jiro Tominaga.

Jiro menuturkan IKN menghadirkan peluang unik untuk memanfaatkan praktik terbaik internasional dalam perencanaan, pembangunan, dan pembiayaan kota, serta memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

18 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.