Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Revolusi Haiti, Pemberontakan Budak yang Menginspirasi Dunia

📅 Kamis, 27 Jun 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Revolusi Haiti, Pemberontakan Budak yang Menginspirasi Dunia Doc: Wikimedia

Pemberontakan budak terbesar di Haiti pada 1791 menciptakan efek domino di seluruh koloni Prancis yang berujung pada dihapuskannya perbudakan yang meluas di seluruh koloni negara Eropa itu.

Pemberontakan budak terbesar dalam sejarah dan satu-satunya yang berhasil dimulai pada tahun 1791 di koloni kaya Prancis di Saint-Domingue yang sekarang bernama negara Haiti. Keberhasilan ini menginspirasi masyarakat dunia bahwa sistem demokrasi yang berprinsip tidak mengecualikan siapapun.

Peristiwa yang terjadi di Haiti ini menciptakan efek domino di seluruh koloni Prancis. Setelah dua tahun, perbudakan dihapuskan di Haiti dan tidak lama kemudian meluas di seluruh koloni negara Eropa itu.

Budak yang dibebaskan kemudian memberikan kontribusi besar dalam memukul mundur invasi Spanyol dan Inggris di Saint-Domingue sebutan lama untuk wilayah Prancis yang menjadi negara Haiti. Pemberontakan dikomandoi oleh orang kulit hitam bernama Toussaint Louverture. Ia kemudian secara de facto menjadi penguasa tunggal koloni tersebut.

Sejarawan Prancis bernama Laurent Dubois dalam karyanya Avengers of the New World (2004) menulis pada Tahun Baru 1804, sekelompok jenderal bertemu di Gonaives, di pantai barat Saint-Domingue, untuk mendirikan negara baru. Dipimpin oleh Jean-Jacques Dessalines, mereka mengumandangkan deklarasi kemerdekaan.

Pada masa revolusi itu nama Haiti yang berasal dari bahasa pribumi Taíno dan memiliki arti 'tanah pegunungan tinggi' untuk menamai seluruh pulau Hispaniola, dibangkitkan lagi oleh Dessalines untuk mengganti nama Saint-Domingue.

Dia dan beberapa orang lainnya dalam kelompok itu sebelumnya adalah budak. Beberapa di antaranya lahir di Afrika, diperbudak di sana, dan selamat dari Jalur Tengah. Lainnya termasuk Dessalines, dilahirkan dalam perbudakan di koloni Prancis.

Pada kategori Jalur Tengah, kapal-kapal berangkat dari Eropa menuju pasar Afrika dengan membawa barang-barang manufaktur. Barang-barang ini lalu ditukarkan dengan budak kepada penguasa negara-negara Afrika dan para pedagang budak di sana.

Mereka membubuhkan tanda tangan di samping tanda tangan mantan pemilik budak, yang salah satunya rupanya memiliki julukan 'orang kulit putih yang baik' atau dalam Bahasa Prancisnya disebut Le Bon Blanc. Banyak dari jenderal-jenderal ini adalah keturunan campuran Eropa-Afrika, dan telah menjadi orang bebas sejak jauh sebelum revolusi.

Beberapa orang pernah berperang melawan Dessalines dalam perang saudara berdarah beberapa tahun sebelumnya. Namun kini mereka mendukungnya dan mendukung pernyataannya bahwa ikatan dengan Prancis telah terputus selamanya dan bahwa mereka akan berjuang sampai mati untuk mempertahankan kebebasan dan kemerdekaan mereka.

Sumber Harapan

Haiti didirikan di atas reruntuhan koloni paling menguntungkan di dunia 15 tahun sebelumnya. Pada zaman itu perbudakan adalah bagian penting dari berkembangnya sistem kapitalis pedagang yang menguntungkan Eropa dimana sistem ini menghancurkan Afrika dan mendorong pertumbuhan pesat bagi seluruh Amerika.

Kerajaan-kerajaan Eropa yang paling kuat mempunyai kepentingan yang luas dan mengakar terhadap berlanjutnya perbudakan. Hal yang sama juga terjadi di sebagian besar negara di utara Haiti yang sebelumnya telah mendeklarasikan kemerdekaannya yaitu Amerika Serikat (AS).

Saint-Domingue telah memberi bukti terkuat selama beberapa dekade tentang betapa menguntungkannya sistem yang kejam ini. Namun pada tahun 1791, para budak memberontak secara massal. Peristiwa ini menjadi pemberontakan terbesar dalam sejarah dunia dan satu-satunya yang berhasil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

28 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.