Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemprov Papua Barat Daya Tanam 5.000 Bibit Pohon.

📅 Senin, 15 Jun 2026, 14:03 WIB | Oleh:
Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemprov Papua Barat Daya Tanam 5.000 Bibit Pohon. Doc: Antara Foto
Ket. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Papua Barat Daya, Suardi Thamal pose bersama stakeholder terkait pada penanaman pohon di Kabupaten Sorong, Senin (15/6).

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menanam 5.000 bibit pohon melalui gerakan aman, sehat, resik, indah (Asri) sebagai upaya memperkuat aksi mitigasi perubahan iklim dan pelestarian lingkungan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Papua Barat Daya Suardi Thamal di Aimas, Kabupaten Sorong, Senin, penanaman yang dipusatkan di Jalan Kontainer, Kabupaten Sorong merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan sekaligus wujud kepedulian terhadap masa depan generasi mendatang.



"Setiap pohon yang kita tanam adalah simbol harapan dan kehidupan. Pohon-pohon ini kelak akan menghasilkan oksigen, menyerap karbon, menjaga sumber air, mencegah erosi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Menurut dia, gerakan Asri merupakan bagian dari gerakan nasional yang bertujuan memperkuat aksi iklim dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup.

Ia mengajak seluruh masyarakat Papua Barat Daya untuk menjadikan kegiatan menanam dan merawat pohon sebagai budaya yang dilakukan secara berkelanjutan.

"Keberhasilan kegiatan ini tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam hari ini, tetapi dari seberapa banyak pohon yang dapat tumbuh dan memberikan manfaat di masa depan. Mari menanam hari ini untuk kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Papua Barat Daya Julian Kelly Kambu mengatakan pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

"Menjaga bumi bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau pegiat lingkungan, tetapi tanggung jawab kita semua. Jika ingin hidup sehat serta menikmati udara dan air yang bersih, salah satu langkah nyata yang dapat dilakukan adalah menanam pohon," katanya.


Ia menjelaskan gerakan Asri melibatkan berbagai pihak, mulai dari TNI/Polri, dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga pendidikan, komunitas lingkungan, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat umum.

Menurut Julian, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan program pelestarian lingkungan dan pengendalian dampak perubahan iklim di Papua Barat Daya.

Dia berharap gerakan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Layanan paspor Minggu Ceria...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Knicks Akhiri Penantian 53 Tahun Rebut Gelar NBA

Knicks Akhiri Penantian 53 Tahun Rebut Gelar NBA

15 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.