Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peristiwa Ledakan Nova yang Langka Akan Segera Terjadi

📅 Senin, 24 Jun 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Apa yang harus diperhatikan oleh para pengamat bintang? Mahkota Utara adalah lengkungan bintang berbentuk tapal kuda di sebelah barat konstelasi Hercules, idealnya terlihat pada malam yang cerah. Itu dapat diidentifikasi dengan menemukan dua bintang paling terang di Belahan Bumi Utara Arcturus dan Vega dan melacak garis lurus dari satu ke yang lain, yang akan mengarahkan para pengamat langit ke Hercules dan Corona Borealis.

Letusan itu akan berlangsung singkat. Setelah meletus, nova tersebut akan terlihat dengan mata telanjang selama kurang dari sepekan. Hounsell meyakini peristiwa itu akan menjadi pemandangan yang luar biasa untuk dilihat.

Pengamatan

Sementara itu kepala Laboratorium Fisika Astropartikel di NASA Goddard, Dr Elizabeth Hays, menyatakan pengamatan yang dilakukan masyarakat dunia merupakan bagian dari kesenangan dalam mempersiapkan diri. Mereka para pengamat bintang amatir akan mengamati fenomena tersebut dengan penuh antusiasme. Hasrat mereka terhadap fenomena luar angkasa ekstrem telah membantu mempertahankan kemitraan yang panjang dan saling menguntungkan dengan NASA.

"Ilmuwan warga dan penggemar antariksa selalu mencari sinyal-sinyal terang dan kuat yang mengidentifikasi peristiwa nova dan fenomena lainnya," kata Hays. "Dengan menggunakan media sosial dan email, mereka akan mengirimkan peringatan instan, dan bendera pun berkibar. Kami mengandalkan interaksi komunitas global itu lagi dengan T CrB," imbuh dia.

Hays adalah ilmuwan proyek untuk Teleskop Antariksa Sinar Gamma Fermi NASA, yang telah melakukan pengamatan sinar gamma dari orbit Bumi rendah sejak 2008. Fermi siap mengamati T CrB saat letusan nova terdeteksi, bersama dengan misi-misi berbasis antariksa lainnya.

Beberapa fasilitas yang diarahkan untuk pengamatan T CrB adalah Teleskop Antariksa James Webb NASA, Observatorium Swift Neil Gehrels, IXPE (Imaging X-ray Polarimetry Explorer), NuSTAR (Nuclear Spectroscopic Telescope Array), NICER (Neutron star Interior Composition Explorer), dan INTEGRAL (Extreme Universe Surveyor) milik Badan Antariksa Eropa.

Sejumlah teleskop radio dan pencitra optik berbasis darat yang akan terlihat adalah Very Large Array milik National Radio Astronomy Observatory di New Mexico, juga akan ikut serta. Secara kolektif, berbagai teleskop dan instrumen akan menangkap data di seluruh spektrum cahaya tampak dan tak tampak.

"Kami akan mengamati peristiwa nova pada puncaknya dan melalui penurunannya, saat energi tampak dari letusan memudar," kata Hounsell. "Namun, sama pentingnya untuk memperoleh data selama awal letusan jadi data yang dikumpulkan oleh para ilmuwan warga yang bersemangat yang sekarang mencari nova akan memberikan kontribusi yang dramatis pada temuan kami," kata dia.

Bagi para peneliti astrofisika, peristiwa nantinya akan menjanjikan kesempatan langka bagi para ilmuwan. Ledakannya akan memberi cahaya baru pada struktur dan dinamika ledakan bintang yang berulang seperti ini. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.