Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Legislator di Mukomuko Minta Jembatan Ambruk di Desa Mundam Marap Segera Dibangun

📅 Senin, 24 Jun 2024, 17:05 WIB | Oleh:
Legislator di Mukomuko Minta Jembatan Ambruk di Desa Mundam Marap Segera Dibangun Doc: ANTARA/Ferri
Ket. Kondisi jembatan di Desa Mundam Marap, Kabupaten Mukomuko yang ambruk akibat hujan deras.

MUKOMUKO - Anggota DPRD Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Busra meminta agar jembatan di Desa Mundam Marap, Kecamatan Ipuh yang ambruk akibat hujan deras pada Kamis (20/6) segera kembali dibangun.

"Harapannya jembatan itu dapat dibangun kembali sesegeramungkin," ujar dia di Mukomuko, Senin.

Ia menyebut keberadaan jembatan itu sangat penting bagi masyarakatsetempat."Di satu sisi saya sedih karena itu dusun saya," ujar dia.

Ia mengatakan hal itu menanggapi kondisi terkini jembatan penghubung antardesa di Desa Mundam Marap, Kecamatan Ipuh yang ambruk. Jembatan yang berada sejauh 100 kilometer dari pusat pemerintah kabupaten itu ambruk pada Kamis malam (20/6) sekitar pukul 21.00 WIB.

Ia mengatakan, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang bahkan sudah meninjau ke lapangan.

Untuk itu, ia menyarankan semua pihak terkait bergerak cepat menanganinya karena batas waktu tanggap darurat bencana terbatas dan di tempat lain juga ada bencana.

Selanjutnya, katanya, pemerintah desa juga harus menjalin komunikasi dengan Dinas PUPR setempat sehubungan dengan tindak lanjutnya.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko Apriansyah mengatakan, penggunaan dana tak terduga ada prosedurnya, pertama ada keterangan dari desa diketahui camat yang ditujukan kepada bupati.

Kemudian BPBD meninjau dan dimasukkan hasil peninjauannya ke data pusdalop, lalu dinaikkan kondisi tanggap darurat, setelah itu baru dibahas bersama, dikaji bersama dalam waktu 14 hari.

Dalam waktu 14 hari itu diputuskan bisa atau tidak digunakan dana tak terduga, karena dana itu wajib diajukan dalam 14 hari itu, jelasnya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya belum berani menggunakan dana itu karena dinas ini belum menerima surat pernyataan bencana.

Menurut dia, mungkin bisa ditelusuri melalui BPBD sampai di mana surat itu. Lalu batas waktu selama 14 hari itu sifatnya darurat atau permanen.

Selain itu, katanya, biasanya ada disposisi bupati, di mana misalnya bantuan makan minum di Dinas Sosial, untuk perumahan misalnya di BPBD, dan infrastruktur di Dinas PUPR.

"Disposisi itu yang kami belum dapat. Kami sudah meninjau jembatan tersebut," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.