Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Kerja Sama, Bangka Tengah Berkolaborasi Cegah Stunting

📅 Jumat, 21 Jun 2024, 00:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Kerja Sama, Bangka Tengah Berkolaborasi Cegah Stunting Doc: ANTARA/Ahmadi
Ket. Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman (kanan).

Koba - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam mencegah kejadian stunting.

"Upaya yang tepat mencegah stunting adalah berkolaborasi, semua pihak terlibat dan berkomitmen," kata Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Kamis.

Pemkab Bangka Tengah melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah, camat, luruh hingga ke tingkat RT/RW untuk berkomitmen dalam mencegah stunting.

"Penanggung jawab tim percepatan penurunan stunting (TPPS) menjadi motor penggerak dalam mengatasi stunting hingga ke pelosok desa," ujarnya.

Algafry Rahman juga memberikan apresiasi kepada TP PKK Bangka Tengah yang memberikan andil besar membantu pemerintah mencegah stunting.

"Para kader PKK menyiapkan menu makanan seimbang dan diantar langsung ke rumah-rumah warga yang memiliki anak dengan kondisi atau risiko stunting," ujarnya.

Bupati juga mengatakan setiap OPD sudah berupaya memberikan yang terbaik sesuai dengan tugas masing-masing meskipun kondisi di lapangan tidak mudah.

"Misalnya, ada penyuluhan ke sekolah menyosialisasikan untuk tidak menikah dini, memberikan intervensi agar para remaja putri minum tablet penambah darah, hingga membagikan bibit tanaman katuk agar bisa dibudidayakan dan dikonsumsi," ujarnya.

Kepala Bappeda Bangka Tengah Joko Triadhi sekaligus Wakil Ketua II TPPS Bangka Tengah menjelaskan, enam garis besar aksi yang telah dilakukan yakni terkait dengan capaian website aksi bina bangda, permasalahan penurunan stunting, kebijakan/regulasi inovasi, inovasi daerah dan desa, dampak inovasi, dan peran CSR.

"Dari upaya penanganan stunting ini diperoleh hasil bahwaBangkaTengah memiliki penurunan angka prevalensi stunting tertinggi dari seluruh kabupaten di Babel yakni tiga persen pada 2023 atau terendah kedua setelah Belitung Timur," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.