Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Joko Anwar Menapaki Dunia Surealisme dalam Serial 'Nightmares and Daydreams'

📅 Kamis, 20 Jun 2024, 19:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Joko Anwar Menapaki Dunia Surealisme dalam Serial 'Nightmares and Daydreams' Doc: ANTARA/Netflix

JAKARTA - Sutradara Joko Anwar kembali merilis serial terbarunya bertajuk Nightmares and Daydreams yang tayang secara eksklusif di layanan Netflix mulai 14 Juni 2024 dan menghadirkan tujuh kisah menarik dalam tujuh episode berbeda.

Nightmares and Daydreams menyajikan kisah fiksi ilmiah-supernatural yang ajaibnya masih relevan dengan isu sosial masa kini. Di episode pertama berjudul Old House, kisah dimulai saat Panji (Ario Bayu) menjalani rutinitasnya sebagai supir taksi sekaligus kepala keluarga dari ibu, istri, dan anaknya.

Sebagai supir taksi, Panji memiliki seorang pelanggan tetap yang bekerja di sebuah rumah jompo mewah nan misterius dalam cerita Nightmares and Daydreams. Suatu hari, Panji ditawari oleh salah satu perawat di rumah jompo tersebut agar dia mau menitipkan sang ibu di sana.

Awalnya, Panji menolak tawaran tersebut dan merasa dirinya masih mampu menjaga sang ibu. Lambat laun, masalah demi masalah mulai mengadang keluarga Panji, salah satunya disebabkan oleh sang ibu sendiri.

Dengan berat hati, Panji pun mau menitipkan ibunya di rumah jompo tersebut, dengan syarat Panji tidak diperbolehkan bertemu ibunya dalam waktu lama. Baru satu hari Panji menitipkan ibunya di rumah jompo itu, hatinya mulai meragu dan di tengah malam dia nekat menjemput sang ibu agar kembali ke rumahnya.

Dari sini, perasaan Panji semakin kacau hingga akhirnya dia masuk ke rumah jompo itu tanpa sepengetahuan orang-orang di sana. Semakin dalam Panji menyelinap masuk ke rumah jompo itu, semakin besar pula hal-hal di luar nalar yang membuatnya terancam.

Akankah Panji berhasil keluar dari dunia surealisme itu? Apakah dia juga berhasil menjemput sang ibu untuk pulang ke rumahnya kembali?

Ada banyak hal yang ingin Joko Anwar bersama kolaborator sutradaranya "tumpahkan" di serial itu, salah satunya bakti anak kepada orang tuanya, terkhusus seorang ibu yang telah berjasa merawat anak-anaknya sejak kecil.

Joko ingin menyentil para anak yang sekiranya kurang menghargai keberadaan orang tua mereka. Terlebih, banyak anak yang enggan mengurus orang tua mereka dan meninggalkan mereka di rumah jompo.

Tidak selamanya anak yang meninggalkan orang tua mereka di rumah jompo bukanlah anak berbakti. Namun, saat orang tua masuk usia senja, sudah seharusnya anak-anak mereka menjaga dan menemani mereka hingga akhir hayat.

Pada serial Nightmares and Daydreams episode pertama, penonton akan dibuat kagum dengan orang tua yang rela melakukan apa saja untuk anak-anaknya. Tidak hanya itu, penonton juga akan dibuat kesal saat ada orang tua yang melakukan tindakan tidak semestinya terhadap anak-anak mereka yang menimbulkan tanda tanya.

Sinematografi Apik nan Memikat

Genre fiksi ilmiah-supernatural membuat serial ini banyak mengambil adegan di luar nalar dan cukup aneh dibandingkan di dunia nyata. Oleh karena itu, Joko Anwar dan sutradara kolaboratornya tidak ragu untuk menghabiskan waktu dan anggaran lebih untuk menampilkan efek sinematografi yang ciamik dan menyeramkan.

Pada banyak adegan, penonton akan dibuat "ngeri" dengan ragam efek sinematografi di dalamnya. Misalnya, efek makhluk aneh dan kilas balik para tokohnya yang dapat membuat penonton geleng-geleng kepala.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.