Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Lai: Taiwan 'Tidak akan Tunduk' pada Tekanan Tiongkok

📅 Rabu, 19 Jun 2024, 13:29 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kementerian Pertahanan Taiwan pada hari Rabu mengucapkan terima kasih kepada Washington atas persetujuan perjanjian tersebut, yang diperkirakan akan berlaku dalam waktu satu bulan.

"Dalam menghadapi operasi militer yang sering dilakukan Partai Komunis Tiongkok di sekitar Taiwan, pihak AS dalam hal ini setuju untuk menjual barang-barang senjata yang… dapat merespons dengan cepat ancaman musuh," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Awal bulan ini, Washington juga menyetujui penjualan peralatan dan suku cadang untuk jet tempur F-16 senilai sekitar 300 juta dollar.

Lai pada hari Rabu berterima kasih kepada Amerika Serikat atas dukungannya, dan menegaskan kembali perlunya mengembangkan "ketahanan" dalam strategi pertahanan Taiwan.

"Masyarakat Taiwan cinta perdamaian dan baik terhadap sesama, namun perdamaian harus didukung dengan kekuatan. Mencapai perdamaian melalui kesiapsiagaan adalah cara untuk menghindari konflik," ujarnya.

Presiden baru ini dianggap Tiongkok sebagai "separatis berbahaya" dan sangat mengikuti retorika pendahulunya Tsai Ing-wen, yang mengatakan bahwa Taiwan tidak perlu mendeklarasikan kemerdekaan secara resmi karena Taiwan "sudah merdeka".

Partai Progresif Demokratik yang dipimpin Lai dan Tsai telah lama menegaskan kedaulatan Taiwan, dan Tiongkok belum melakukan komunikasi tingkat tinggi dengan Taipei sejak tahun 2016.

Dalam pidato pengukuhannya pada bulan Mei, Lai mengisyaratkan keterbukaan untuk melanjutkan dialog dengan Beijing, dan menyerukan kedua belah pihak untuk mengembangkan pertukaran.

Namun Tiongkok tampaknya menolak tawaran tersebut.

Negara itu terus mempertahankan kehadiran kapal angkatan laut dan pesawat tempur hampir setiap hari di sekitar pulau tersebut, yang disebut sebagai taktik zona abu-abu yang bukan merupakan tindakan perang langsung tetapi berfungsi untuk menguras tenaga militer Taiwan.

Dalam beberapa bulan terakhir, kapal penjaga pantai Tiongkok juga terlihat di sekitar pulau-pulau terpencil Taiwan, kadang-kadang memasuki perairan terlarang Taiwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Gempa Magnitudo 5,3 Goyang ...
Nasional
BMKG Keluarkan Peringatan D...
Megapolitan
Polisi Gelar Rekayasa Lalin...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.