Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TKDN Sektor Migas Dipacu

📅 Selasa, 18 Jun 2024, 09:14 WIB | Oleh: Tim Redaksi
TKDN Sektor Migas Dipacu Doc: istimewa

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif meminta pengusaha di sektor minyak dan gas (migas) meningkatkan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) guna memacu kemandirian industri nasional.

Peningkatan penggunaan TKDN itu disampaikan Menteri Arifin saat kunjungan kerjanya ke PT Saipem Indonesia Karimun Yard (SIKY) di Pulau Karimun, Kepulauan Riau, pada 12 Juni lalu "Kami sangat mendorong Saipem untuk memenuhi TKDN semaksimal mungkin dan memanfaatkan peralatan dalam negeri.

Hal ini tidak hanya akan mendukung industri lokal tetapi juga akan menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat kapasitas sumber daya manusia kita," katanya dalam keterangan di Jakarta, Jumat pekan lalu.

Arifin menjelaskan, seperti halnya perusahaan itu, optimalisasi penggunaan TKDN diterapkan karena pelaku sektor migas tersebut mampu memproduksi struktur minyak dan gas untuk kebutuhan domestik dan internasional.

Menurut dia, PT SIKY mempunyai nilai strategis bagi Indonesia karena memiliki cadangan minyak dan gas bumi yang besar seperti di Blok Masela, Blok Andaman, Blok Kutai, dan proyek Carbon Capture Ubadari.

Oleh karenanya dengan kapasitas produksi yang besar diharapkan melalui peningkatan TKDN, bisa memberikan nilai tambah bagi ekonomi Indonesia.

"Dengan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki, kami yakin PT SIKY dapat mendukung pelaksanaan proyek-proyek strategis tersebut guna mendukung pemerintah dalam mencapai target peningkatan produksi migas nasional dan kebijakan transisi energi," katanya.

Di sisi lain Kepala Satuan Tugas Khusus Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Dwi Soetjipto menyampaikan peningkatan penggunaan TKDN bagi sektor migas ditargetkan bisa mencapai hingga 57 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

29 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.