Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seorang Mahasiswa Terseret Arus Sungai Brantas di Malang

📅 Senin, 17 Jun 2024, 15:32 WIB | Oleh:
Seorang Mahasiswa Terseret Arus Sungai Brantas di Malang Doc: ANTARA/HO-Polsek Kepanjen.
Ket. Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Kepanjen Polres Malang pada saat mendatangi lokasi terseretnya korban di aliran Sungai Brantas, Dusun Semanding, Desa Curungrejo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (15/6).

Malang, Jawa Timur -- Seorang mahasiswa Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kanjuruhan Malang (Unikama) dilaporkan terseret arus Sungai Brantas, di wilayah Dusun Semanding, Desa Curungrejo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan di Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu mengatakan bahwa peristiwa terseretnya mahasiswa bernama Dimas Febriansyah (23) itu terjadi pada Jumat ((14/6).

"Laporan awal dari tim penolong setempat, bahwa ada anak latihan rafting terhempas aliran sungai," kata Sadono.

Sadono menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di aliran Sungai Brantas, Jalan Gedang Sri Rejeki RT011/004 Dusun Semanding, Kecamatan Kepanjen. Peristiwa itu, terjadi pada Jumat kurang lebih pada pukul 16.44 WIB.

Menurutnya, pada hari tersebut tim gabungan langsung melakukan pencarian terhadap korban yang merupakan warga Dusun Tumpangrejo, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Tim menemukan helm safety yang dikenakan korban saat berlatih rafting.

"Barang milik korban ditemukan di Jembatan Getek, pada Sabtu (15/6) kurang lebih pukul 00.09 WIB," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Kepanjen AKP M Lutfi menambahkan, pihaknya mendapatkan laporan terkait peristiwa itu kurang lebih pada pukul 19.00 WIB. Kronologi peristiwa itu bermula saat korban bersama dua orang rekannya melakukan latihan keterampilan penyelamatan.

Latihan tersebut, lanjutnya, dilakukan himpunan mahasiswa pecinta alam Himpa Whisnu Citra Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. Pada saat melakukan latihan tersebut, tiba-tiba arus sungai meninggi.

"Arus yang membesar itu mengakibatkan korban terseret arus dan belum ditemukan hingga saat ini," katanya.

Hingga saat ini, tim gabungan diantaranya Polsek Kepanjen, BPBD Kabupaten Malang, SAR dan masyarakat setempat masih melakukan pencarian terhadap korban pada sejumlah lokasi di aliran Sungai Brantas tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.