Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

McDonalds Menghapus Sistem Pemesanan 'Drive-thru' AI

📅 Senin, 17 Jun 2024, 17:28 WIB | Oleh:
McDonalds Menghapus Sistem Pemesanan 'Drive-thru' AI Doc: Istimewa
Ket. Rantai makanan ini berkolaborasi dengan IBM pada tahun 2021 untuk mengembangkan dan menerapkan perangkat lunak AI.

CHICAGO - Waralaba cepat saji AS, McDonald's,baru-baru ini mengatakan bahwa mereka menghapus teknologi pesanan Artificial Intelligence (AI) dari lebih dari 100 drive-thru, menandai berakhirnya periode pengujian yang dilakukan dengan IBM.

Dilansir oleh Business Insider, video yang menjadi viral pada tahun 2023 menunjukkan kelemahan teknologi di drive-thrus McDonald's.


Juru bicara McDonald's mengonfirmasi keputusan tersebut dalam sebuah pernyataan, mengatakan pelanggan diperkenalkan dengan teknologi tersebut pada tahun 2021 ketika McDonald's memasuki kemitraan global dengan IBM.

"Kedua perusahaan mengembangkan dan menerapkan teknologi tersebut selama periode pengujian untuk "menentukan apakah solusi pemesanan suara otomatis dapat menyederhanakan pengoperasian kru dan menciptakan pengalaman yang lebih cepat dan lebih baik bagi para penggemar kami."

CEO McDonald's Chris Kempczinski mengatakan kepada CNBC pada bulan Juni 2021 bahwa teknologi pengenalan suara akurat sekitar 85 persen, tetapi staf manusia harus membantu sekitar satu dari lima pesanan.

Video pelanggan drive-thru yang kesulitan menggunakan Pengambil Pesanan Otomatis pertama kali mendapat perhatian di TikTok tahun lalu. Beberapa pelanggan menyatakan bahwa teknologi tersebut mengacaukan pesanan mereka, menyebabkan frustrasi dan gangguan.

Satu video menunjukkan seorang wanita mencoba memesan air dan secangkir es krim vanilla. Sistem AI memperhitungkan item-item tersebut tetapi salah menambahkan empat paket saus tomat dan tiga paket mentega ke dalam pesanannya.

Dalam video lain, seorang pengguna TikTok mengatakan dia memesan satu cangkir besar es teh manis, namun teknologi bertenaga AI malah menambahkan sembilan cangkir es teh manis.

Meskipun kemitraan McDonald's dengan IBM dalam Automated Order Taker telah berakhir, perusahaan makanan tersebut mengatakan akan terus mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat meningkatkan alur kerjanya.

"Seiring dengan kemajuan kami, kerja sama kami dengan IBM telah memberi kami keyakinan bahwa solusi pemesanan suara untuk drive-thru akan menjadi bagian dari masa depan restoran kami," kata McDonald's kepada BI dalam pernyataannya. "Kami melihat peluang besar dalam memajukan teknologi restoran kami dan akan terus mengevaluasi solusi jangka panjang dan terukur yang akan membantu kami mengambil keputusan berdasarkan informasi mengenai solusi pemesanan suara di masa depan pada akhir tahun ini."

IBM mengatakan akan terus bekerja sama dengan McDonald's pada proyek lainnya.

"Teknologi ini terbukti memiliki kemampuan paling komprehensif di industri, cepat dan akurat dalam beberapa kondisi yang paling menuntut," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

"Sementara McDonald's sedang mengevaluasi ulang dan menyempurnakan rencananya untuk AOT, kami berharap dapat terus bekerja sama dengan mereka dalam berbagai proyek lainnya."

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa "IBM juga kini sedang berdiskusi dan melakukan uji coba dengan beberapa klien Quick-Serve Restaurant yang tertarik dengan teknologi AOT."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.