Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peringatan Dini BMKG, Hujan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah Indonesia

📅 Kamis, 13 Jun 2024, 07:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peringatan Dini BMKG, Hujan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah Indonesia Doc: antara
Ket. Ilustrasi - Hujan lebat terjadi di sebuah kota di Indonesia.

JAKARTA - Badam Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa hujan masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah Indonesia pada hari ini, termasuk beberapa kota besar dengan beragam intensitas hujan.

Dalam peringatan dini cuaca dikutip dari Jakarta, Kamis (13/6), BMKG mengatakan terdapat potensi hujan di sejumlah wilayah yang masuk dalam Provinsi Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Hujan juga kemungkinan dapat turun di wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku , Papua Barat dan Papua.

BMKG mengatakan hujan dengan intensitas lebih ringan juga dapat terjadi di wilayah Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat.

Prakiraan cuaca BMKG mengatakan sebagian besar kota di Indonesia akan mengalami kondisi cuaca cerah berawan dan berawan, dengan hanya beberapa kota diprakirakan akan mengalami hujan.

Secara khusus, hujan lebat diprakirakan turun di Kota Gorontalo, Banjarmasin dan Padang. Sementara hujan dengan intensitas sedang dan ringan dapat terjadi di Bengkulu, Bandung, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Tarakan, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Ambon, Ternate, Manokwari, Makassar, Kendari, Manado dan Palembang.

Untuk wilayah Jakarta, sebagian besar wilayahnya akan mengalami kondisi berawan sepanjang hari ini. Dengan hujan ringan diperkirakan berpotensi dapat terjadi di Kepulauan Seribu pada pagi hari.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.