Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kurangi Macet dan Polusi, Menhub Ajak Gunakan Transportasi Massal

📅 Minggu, 09 Jun 2024, 11:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kurangi Macet dan Polusi, Menhub Ajak Gunakan Transportasi Massal Doc: ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak
Ket. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau transportasi massal, Transjakarta, di Jakarta, Minggu (9/6/2024).

JAKARTA -Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau transportasi massal dan mengajak masyarakat menggunakan transportasi massal untuk mengurangi kemacetan dan polusi.

Menhub Budi meninjau transportasi Transjakarta dimulai dari menaiki bus TRansjakarta di Halte Busway Patra Kuningan hingga tujuan akhir di Halte Busway Ragunan.

"Saya bersama dirjen saya yang baru (Direktur Jenderal Perhubungan Darat Risyapudin Nursin) mau memastikan bahwa angkutan massal perkotaan di Jakarta berjalan dengan baik," kata Menhub kepada wartawan saat berada di dalam bus Transjakarta yang melaju dari Patra Kuningan ke tujuan akhir Ragunan, Jakarta, Minggu (9/6).

Di kawasan Taman Margasatwa Ragunan, Menhub Budi berjalan berkeliling dan meninjau bus-bus pariwisata yang parkir di area tersebut.

Ia melakukan pengecekan acak kepada sopir bus dan kelengkapan surat mengemudi serta status lulus uji kendaraan bermotor atau KIR untuk memastikan kelaikan jalan bus dan sopir bus memiliki kelengkapan Surat Izin Mengemudi.

Sepanjang perjalanan Menhub Budi menyapa sejumlah warga yang menggunakan layanan Transjakarta, dan menyapa warga di kawasan Ragunan yang menggunakan bus pariwisata serta mengedukasi mereka agar memastikan kelaikan jalan bus sebelum bepergian demi keselamatan dan kenyamanan.

Ia ingin semua pihak memastikan bahwa masyarakat mendapatkan layanan angkutan yang andal dan nyaman."Ini angkutan massal yang murah dan para wali kota seluruh Indonesia ingat ya kita punya kewajiban kepada rakyat harus menggunakan angkutan massal supaya tidak macet tidak polusi apalagi sekarang di Jakarta banyak bis listrik," ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan subsidi transportasi umum Rp4,3 triliun per tahun dengan rincian Rp800 miliar untuk Moda Raya Terpadu (MRT) dan Rp3,5 triliun untuk Transportasi Jakarta (TransJakarta) guna memudahkan mobilitas masyarakat dan mengoptimalkan penggunaan angkutan massal.

"MRT itu juga masih disubsidi, setahun Rp800 miliar," kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat menjadi pembicara dalam acara Hub Talk yang diinisiasi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (29 September 2023).

"Begitu juga TransJakarta, juga menyubsidi supaya masyarakat semua ingin menggunakan transportasi itu. Total itu kurang lebih Rp3,5 triliun untuk keseluruhan kalau masyarakat gunakan TransJakarta," kata Heru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.