Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penelitian Kaitkan Zat Pemanis Nol Kalori yang Populer dengan Serangan Jantung dan Stroke

📅 Jumat, 07 Jun 2024, 16:35 WIB | Oleh:

Hanya dua dari banyak gula alkohol
Penelitian yang dipublikasikan di European Heart Journal pada hari Kamis ini dimulai sebagai sebuah cara untuk menemukan bahan kimia atau senyawa yang tidak diketahui dalam darah seseorang yang mungkin dapat memprediksi risiko serangan jantung, stroke, atau kematian dalam tiga tahun ke depan.

Untuk melakukan hal ini, Hazen dan timnya menganalisis 1.157 sampel darah dari orang-orang yang sedang menjalani pemeriksaan penyakit jantung yang dikumpulkan antara tahun 2004 dan 2011. Mereka juga memeriksa kumpulan sampel darah lainnya dari lebih dari 2.100 orang yang mungkin juga memiliki risiko tinggi. untuk penyakit jantung.

Mereka menemukan sejumlah gula alkohol yang tampaknya berdampak pada fungsi kardiovaskular, termasuk xylitol dan erythritol. Erythritol adalah bahan utama menurut beratnya di banyak produk stevia dan buah biksu.

Studi eritritol pada bulan Februari 2023 menemukan risiko serangan jantung dan stroke hampir dua kali lipat dalam waktu tiga tahun ketika orang memiliki tingkat eritritol tertinggi dalam darah mereka.

Untuk studi baru tentang xylitol, hasilnya pada dasarnya sama, orang dengan tingkat xylitol tertinggi dibandingkan dengan mereka yang memiliki tingkat terendah memiliki risiko serangan jantung, stroke, dan kematian hampir dua kali lipat, kata Hazen.

"Ada reseptor pada trombosit kita, yang belum kita pahami, yang mengenali molekul ini dan memberi sinyal pada trombosit agar lebih rentan menggumpal," katanya.

"Perasa kita tidak bisa membedakan struktur antara gula dan pemanis lainnya, tapi yang jelas trombosit kita bisa."

Organisasi Kesehatan Dunia memperingatkan konsumen pada tahun 2023 untuk menghindari pemanis buatan untuk menurunkan berat badan, dan menyerukan penelitian tambahan mengenai toksisitas jangka panjang dari pemanis rendah dan tanpa kalori, kata studi tersebut.

"Melalui pekerjaan mereka, para penyelidik telah menyoroti keamanan pengganti gula. Masih banyak yang harus dipelajari," kata Tomey dari Mount Sinai.

"Sementara itu, perlu diingat bahwa pengganti gula bukanlah pengganti komitmen tulus terhadap beberapa elemen pola makan dan gaya hidup sehat," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Dana Bagi Hasil Tertahan, J...
Megapolitan
Kolaborasi Lintas Subsektor...
Nasional
Obligasi Daerah Jangan Jadi...
Daerah
Gerak Cepat, KAI Sumut Evak...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.