Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Panglima: TNI Bukan Lagi Dwifungsi, tapi Multifungsi

📅 Jumat, 07 Jun 2024, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Panglima: TNI Bukan Lagi Dwifungsi, tapi Multifungsi Doc: Koran Jakarta/M Fachri
Ket. Raker hibah alpalhankam -- Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M. Herindra (kanan) bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (kiri) mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi I DPR, di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/6). Rapat Kerja tersebut membahas soal Persetujuan Penerimaan Hibah Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) dari dan/ke Luar Negeri.

JAKARTA - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyatakan bahwa saat ini TNI bukan lagi dwifungsi, tetapi multifungsi karena korps militer itu berperan di berbagai sektor dalam membantu pemerintah.

"Sekarang di Papua yang ngajar itu anggota saya, TNI, kemudian pelayanan kesehatan anggota saya, terus kalian mau menyebut dwifungsi atau multifungsi sekarang," kata Agus di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (6/6), saat ditanya wartawan mengenai kekhawatiran kembalinya Dwifungsi ABRI melalui Revisi Undang-Undang TNI.

Selain itu, dia menjelaskan bahwa saat ini banyak kementerian yang bekerja sama dengan TNI, mulai dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, hingga Kementerian BUMN, sehingga hal ini membuktikan bahwa berbagai kementerian pun membutuhkan peran TNI.

Dia pun memaknai bahwa poin terkait jabatan sipil yang bisa diisi oleh TNI dalam RUU tersebut adalah agar TNI yang menduduki jabatan tersebut bisa menyelesaikan tugas-tugasnya secara lancar.

"Sekarang bukan Dwifungsi ABRI lagi, multifungsi ABRI, ada bencana kita di situ, ya kan? Jadi jangan berpikiran seperti itu," katanya.

Dia pun memastikan bahwa penempatan TNI di sektor-sektor non pertahanan, salah satunya untuk mempercepat pembangunan di wilayah yang membutuhkan peran TNI, sehingga kebijakan pemerintah bisa terlaksana.

"Kita berpikirnya untuk kemajuan NKRI, untuk membantu program-program pemerintah," katanya.

Wakil Menteri Pertahanan Muhammad Herindra mengatakan bahwa tenaga dari TNI masih diperlukan untuk menangani permasalahan. Meski begitu, dia pun tak menafikan atas adanya kekhawatiran itu karena adanya sejarah yang traumatis.

"Kita negara demokrasi kok, itu kan zaman dulu, jangan dibandingkan, oke lah ada traumatis masa lalu, tapi mari kita lihat dalam kondisi sekarang ini," kata Herindra.

Rapat Kerja Pertama

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono menghadiri rapat kerja bersama Komisi I DPR RI untuk pertama kalinya bersama Panglima TNI, dan jajaran Kementerian Pertahanan, serta Kementerian Keuangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis.

"Pak Kasau Marsekal Mohammad Tonny Harjono, ini rapat kerja pertama dengan Komisi I, betul? Kami ucapkan juga selamat semoga sukses dalam mengemban amanah barunya," kata Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid yang memimpin jalannya rapat.

Meutya juga menyapa pemimpin dua matra TNI lainnya, yakni Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jendral Maruli Simanjuntak dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, termasuk Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga berhalangan hadir dan diwakili oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (PPR) Kementerian Keuangan Suminto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ada Hadiah Rp5 Juta! Gubernur Kalteng Ajak Warga Laporkan Pelaku Karhutla di Kotim.
    Hubungi layanan bantuan Airasia di nomor 0855-11 11-947 ...
    Hubungi layanan bantuan Airasia di nomor 0855-11 11-947 ...
  • Terbongkar! Petugas Bank Keliling di Sumedang Ternyata Bawa 3.300 Obat Keras
    Hubungi layanan bantuan Airasia di nomor 0855-11 11-947 ...
    Hubungi layanan bantuan Airasia di nomor 085511 11947 ...
  • Geger Kebakaran di Gedung KPK, Ini Kata Jubir Budi Prasetyo
    Hubungi layanan bantuan Airasia di nomor 0855-11 11-947 ...
    Hubungi layanan bantuan Airasia di nomor 0855-11 11-947 ...
  • Kodim 0701/Banyumas Sebut 182 Gerai KDKMP Telah Dibangun
    Hubungi layanan bantuan Airasia di nomor 085511 11947 ...
    Hubungi layanan bantuan Airasia di nomor 085511 11947 ...
  • Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter
    Hubungi layanan bantuan Airasia di nomor 0855-11 11-947 ...
    Hubungi layanan bantuan Airasia di nomor 0855-11 11-947 ...

Pemkot Bandung: Harga Pangan Relatif Aman

4 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung: Harga Panga...
Daerah
Wali Kota: 143 Ribu Warga B...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
14 Personel Sudin Gulkarmat Jaksel Padamkan Kebakaran di Gedung KPK

14 Personel Sudin Gulkarmat Jaksel Padamkan Kebakaran di Gedung KPK

29 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.