Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IEA: Investasi PLTS Melampaui Semua Bentuk Energi Terbarukan Lain

📅 Jumat, 07 Jun 2024, 00:02 WIB | Oleh:
IEA: Investasi PLTS Melampaui Semua Bentuk Energi Terbarukan Lain Doc: IAN LANGSDON/AFP
Ket. Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol

PARIS - Badan Energi Internasional atau International Energy Agency (IEA), pada Kamis (6/6), memperkirakan dalam laporannya lebih banyak dana yang dikucurkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dibandingkan gabungan semua sumber listrik lainnya. Jumlahnya dengan investasi yang direncanakan mencapai setengah triliun dollar AS tahun ini.

Laporan Investasi Energi Dunia (World Energy Investment), IEA memperkirakan investasi global pada energi ramah lingkungan tahun ini akan mencapai dua triliun dollar AS, dua kali lipat jumlah investasi pada bahan bakar fosil.

Dikutip dari Channel News Asia, investasi gabungan pada energi terbarukan dan jaringan listrik melampaui jumlah yang dibelanjakan untuk bahan bakar fosil untuk pertama kalinya pada tahun 2023.

"Investasi energi ramah lingkungan mencetak rekor baru bahkan di tengah kondisi perekonomian yang penuh tantangan. Hal ini menyoroti momentum di balik ekonomi energi global yang baru," kata Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol, dalam pernyataan yang menyertai laporan tahunan itu.

Perusahaan dan pemerintah di seluruh dunia meningkatkan pengeluaran untuk produksi energi ramah lingkungan guna mengurangi emisi karbon dari pembakaran bahan bakar fosil yang menyebabkan perubahan iklim yang mematikan.

Penurunan Biaya

Laporan tersebut mengatakan perbaikan rantai pasokan dan penurunan biaya mendorong investasi dalam bentuk energi bersih, yang mencakup panel surya, turbin angin, mobil listrik dan pompa panas, serta pembangkit listrik tenaga nuklir.

Investasi gabungan dalam energi terbarukan dan nuklir untuk pembangkit listrik kini diperkirakan mencapai 10 kali lipat jumlah investasi energi berbahan bakar fosil, terutama tenaga surya, dan Tiongkok merupakan investasi terbesar.

"Lebih banyak uang yang disalurkan ke panel surya (panel fotovoltaik) dibandingkan gabungan semua teknologi pembangkit listrik lainnya," kata laporan itu.

Biaya panel surya telah menurun sebesar 30 persen selama dua tahun terakhir dan pada tahun 2024 investasi pada panel surya akan tumbuh hingga 500 miliar dollar AS karena turunnya harga modul yang mendorong investasi baru.

Sebagai perbandingan, investasi hulu migas global diperkirakan meningkat tujuh persen pada tahun 2024 hingga mencapai 570 miliar dollar AS, menyusul peningkatan serupa pada tahun 2023. Namun, IEA memperingatkan adanya ketidakseimbangan dan kekurangan besar dalam arus investasi energi di banyak belahan dunia.

Tidak termasuk raksasa energi terbarukan Tiongkok, dana sebesar 300 miliar dollar AS yang diinvestasikan oleh negara-negara berkembang masih jauh di bawah kebutuhan untuk memenuhi permintaan energi yang terus meningkat di banyak negara tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...
Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.