Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BI Bersama Kemendikbud Melakukan Kas Keliling dan Edukasi Pendidikan ke Warga di Wilayah 3T

📅 Selasa, 04 Jun 2024, 06:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
BI Bersama Kemendikbud Melakukan Kas Keliling dan Edukasi Pendidikan ke Warga di Wilayah 3T Doc: ANTARA/Humas BI
Ket. Kepala BI Sulut Andry Prasmuko saat memasang tanda dimulainya kas keliling di wilayah 3T kepada sejumlah petugas di Pelabuhan Bitung, Sabtu (1/6/2024).

Manado - Bank Indonesia (BI) bersama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan kas keliling dan edukasi pendidikan di wilayah Terluar, Tertinggal, Terdepan (3T) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Kepala BI Perwakilan Sulut Andry Prasmuko, di Manado, Senin, mengatakantahun ini, BI Sulut bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut, Kemendikbudristek, dan Dinas Pendidikan Sulut untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah serta melakukan literasi pendidikan di daerah Kepulauan 3T.

Dia mengatakan Bank Indonesia memiliki misi untuk menyediakan uang rupiah yang cukup, uang pecahan sesuai kebutuhan, serta kondisi yang berkualitas dan layak edar di seluruh Indonesia.

Andry mengatakan dalam Kas Keliling 3T akan melakukan beberapa kegiatan, seperti menyerap uang yang tak layak edar dan menggantinya dengan uang layak edar.

Kemudian edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, literasi pendidikan, serta penyerahan bantuan berupa buku berkualitas dari Kemendikbudristek dan Dinas Pendidikan Sulut.

"Kita juga memberikan bantuan sosial kepada masyarakat berupa sembako, peralatan olahraga, alat tulis dan buku pengetahuan lainnya," tuturnya.

BI Sulut membawa sekitar Rp1 miliar untuk keperluan kas keliling tahap pertama di Pulau Gangga, tahap kedua rencananya tanggal 4 Juni yang akan keliling di Pulau-pulau terluar hingga Pulau Miangas dengan total uang yang dibawa sekira Rp5-10 miliar.

Direktur Jenderal Paud, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek Iwan Syahril mengatakan kegiatan ini memperlihatkan semangat gotong royong yang diperlukan dalam melakukan perubahan di pendidikan kita.

Tentunya pendidikan ini bukan hanya masalah kurikulum atau masalahasesmensehari-hari saja, tetapi merupakan upaya untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) masa depan Indonesia.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi ini, kita memiliki kekuatan untuk memecahkan masalah, terutama di daerah 3T.

Komandan Lantamal VIII Manado Laksamana Pertama TNI Nouldy J Tangka melalui ASOP Danlantamal VIII Manado Kolonel Laut Norman Faisal mengatakan bahwa di tahap pertama ini pihaknya menurunkan KAL Patola dengan 19 personel.

Untuk tahap kedua akan menggunakan KRI Kakap dengan jumlah personel dari TNI Angkatan Laut sebanyak 55 personel, sekalian kita melakukan patroli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.