Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo Jaga Ketahanan Pangan, Negeri Rutong Ambon Kembangkan Ekowisata Sagu

📅 Selasa, 04 Jun 2024, 06:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Jaga Ketahanan Pangan, Negeri Rutong Ambon Kembangkan Ekowisata Sagu Doc: ANTARA/ Penina F Mayaut
Ket. Ekowisata hutan sagu Negeri Rutong di kecamatan Leitimur Selatan kota Ambon.

Ambon - Negeri Rutong di Kecamatan Leitimur Selatan, kota Ambon, Maluku mengembangkan ekowisata hutan sagu sebagai upaya menjaga ketahanan pangan serta daya tarik wisata.

"Perencanaan ekowisata hutan sagu telah dimulai sejak 2022, sebagai upaya pengolahan sagu sambil menginformasikan ke masyarakat luas, dan tahun ini kita kembangkan sebagai upaya menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kunjungan wisatawan," kata Raja Negeri RutongRezaValdo Maspaitella, Selasa.

Ia mengatakan, dalam perencanaan tata ruang rata wilayah negeri Rutong mulai mengembangkan wilayah hutan sagu sebagai wilayah ekowisata, dengan membuat jalan masuk bagi wisatawan mulai dari pesisir pantai ke tengah hutan sagu.

Jalan masuk saat ini dalam tahapan penyelesaian, agar wisatawan yang datang bisa merasakan pengalaman di hutan sagu, tetapi juga mendapat pembelajaran proses panjang menghasilkan pati sagu.

Ia menjelaskan dalam proses menghasilkan pati sagu dimulai dari pemilihan pohon sagu yang layak tebang, pembersihan dan pemotongan batang sagu, kemudian bagian isi pohon sagu yang berwarna putih akan dikeruk proses ini disebut pukul sagu.

"Saat ini petani beralih menggunakan mesin dan tidak lagi menggunakan alat tradisional ani sagu," kata dia.

Setelah pukul sagu, isian atau daging sagu kemudian dibawa ke sahani atau wadah penyaring sagu, menggunakan kamboti atau wadah yang terbuat dari anyaman pelepah kelapa.

Daging sagu tersebut disaring untuk mendapatkan pati sagu di walang gotiatau alat untuk meremas dan memisahkan sagu dengan air yang terbuat dari pelepah sagu.

Sementara air perasan sagu akan langsung mengalir keluar dari dalam goti. Setelah goti penuh dengan pati sagu, maka akan dipindahkan ke dalam tumang atau tempat sagu.

"Di hutan sagu ini terbagi beberapa lokasi yang disiapkan, agar wisatawan bisa mendapatkan informasi, sekaligus menjadi laboratorium hidup untuk mengedukasi para pelajar dan masyarakat umumnya untuk melihat proses pembuatan sagu, " katanya.

Saat ini juga dalam tahapan pembangunan ruangan yang akan berisi produk turunan dari sagu sekaligus menjadi pusat Informasi bagi pengunjung.

"Di situ akan disiapkan ruang untuk wisatawan bisa swafoto ataupun juga orang bisa duduk di kafe untuk menikmati kuliner khas berbahan sagu. ini merupakan bagian perencanaan pembangunan pengembangan ekowisata hutan sagu negeri Rutong, " katanya.

Hutan Sagu, Negeri Rutongmemiliki luas 22 hektare terus dilestarikan hingga sekarang dan merupakan negeri dengan hutan sagu terbesar di kota Ambon.

Wisatawan selain mengunjungi ekowisata hutan sagu juga dapat menikmati keindahan pantai serta hutan mangrove di lokasi yang sama.

Negeri Rutong sebagai salah satu desa wisata yang dicanangkan di Kota Ambon, menawarkan wisata adat, wisata budaya, ekowisata, dan wisata lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.