Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo Pacu Produksi Pertanian Monokwari Lewat Pompanisasi dan Mekanisasi

📅 Senin, 03 Jun 2024, 01:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Pacu Produksi Pertanian Monokwari Lewat Pompanisasi dan Mekanisasi Doc: ANTARA/HO-Humas Kementan
Ket. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sat kunjungan kerja di Manokwari, Papua Barat, Jumat (31/5/2024).

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berupaya memacu produktivitas dan indeks pertanaman pertanian padi di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat dengan optimalisasi program pompanisasi dan mekanisasi.

"Kami meminta para petani (di Manokwari) untuk memaksimalkan pompanisasi dan jalannya optimasi lahan (Oplah) melalui penggunaan alat mesin pertanian (alsintan)," kata Amran dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Mentan mengaku telah meninjau jalannya pertanaman padi dan cetak sawah di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Menurut dia, dengan program pompanisasi dan mekanisasi dalam melakukan pertanian, maka mampu menghemat biaya produksi hingga 50 persen.

"Yang mau oplah (optimasi lahan) jangan dialihfungsikan, fokus dengan apa yang telah kita targetkan bersama, yaitu menjadikan Papua sebagai lumbung pangan Indonesia Timur," ujar Amran.

Mengenai hal ini, Mentan meminta pemerintah daerah segera mendatangkan alat berat seperti ekskavator maupun mesin perata tanah sehingga dapat diolah menjadi lahan yang produktif.

Sementara untuk biaya, Mentan memastikan pihaknya akanmensupportuntuk semua kebutuhannya.

"Segera cari ekskavator karena nanti biayanya akan kita siapkan. Yang kedua dari 20 ribu hektare lahan yang ada saya minta segera dilakukan penambahan melalui cetak sawah," katanya.

Berdasarkan data yang ada, lanjut Amran, Papua Barat memiliki potensi besar dalam mendukung Indonesia lumbung pangan dunia. Salah satunya potensi yang ada di Kabupaten Manokwari yang mencapai 2.558 hektare di Kecamatan Sidey dan Masni.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil menambahkan bahwa kegiatan optimasi lahan sudah berjalan dengan baik seiring kegiatan pemerintah yang terus melakukan perbaikan infrastruktur dan mengalokasikan alsintan dan pompanisasi.

"Saat ini telah dilakukan olah tanah dengan menggunakan alsintan yang telah kita alokasikan. Kegiatannya diantaranya normalisasi saluran dan pengolahan lahan pada lahan rawa pasang surut dengan menggunakan traktor roda 4," kata Ali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Olahraga
Kalah dari Persija, Pelatih...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.