Pulau Dua, Permata di Ujung Barat Sulawesi Tengah
📅 Jumat, 31 Mei 2024, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoDi balik semak dan pepohonan ini kemudian muncul pemandangan indah yaitu bukit indah bernama Bukit Tandalo. Kontras dengan suasana sebelumnya berupa pepohonan dan semak yang didominasi warna hijau, perbukitan ini memiliki warna kecoklatan terutama ketika musim kemarau tiba.
Untuk menuju ke puncak Bukit Tandalo masih perlu menaiki beberapa ratus anak tangga dengan pagar kayu di kanan-kiri. Karena kemiringannya antara 60 hingga 80 derajat, maka pelancong perlu berhati-hati agar tidak terpeleset.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 2-3 kilometer dari tempat perahu bersandar, maka akan tiba puncak di puncak yang ditunggu. Ada dua persimpangan ke kanan dan ke kiri di puncak ini. Untuk rute ke kiri jalan setapaknya menurun namun lebih pendek. Untuk ke kanan konturnya menurun namun memanjang hingga ujung Pulau Dua di sisi selatan.
Setelah menapaki jalan setapak berupa anak tangga yang turun lalu naik, maka sampailah pada puncak kedua. Puncak ini berupa bangunan beton yang dibuat bundar. Di tengahnya dibuat tiang untuk memasang beberapa plang bertuliskan Bukit Tandalo, Pulau Dua, Kecamatan Balantak Utara, Kabupaten Banggai, dan Sulawesi Tengah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bangunan bundar tersebut merupakan titik terbaik menikmati Pulau Dua. Dari sini pengunjung dapat berfoto dengan latar belakang yang bisa dipilih. Di sisi baratnya terhampar pemandangan daratan Pulau Sulawesi. Sedangkan di sisi timur, selatan, dan utara, adalah Laut Maluku yang luas dan membiru.
Dari puncak tersebut terlihat pemandangan pantai timur pulau yang berombak. Kontras dengan pantai barat pulau yang sangat tenang, tanpa riak-riak sedikitpun.
Dari puncak kedua, eksplorasi Pulau Dua dilanjutkan dengan menuruni anak tangga menuju sisi selatan pulau. Di sini pemandangannya mirip dengan Pulau Kenawa di Lombok meski pantainya kurang lebih mirip seperti Pulau Padar di Taman Nasional Komodo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perjalanan bisa dilanjutkan hingga mencapai ujung pulau mendekati wilayah yang berbatu karang jika belum puas. Setelah melakukan pengamatan, eksplorasi dilanjutkan kembali menuju arah puncak, namun sebelum itu ada pertigaan. Percabangan ini mengarah menuju pantai menuruni ratusan anak tangga. Di pantai yang berpasir putih, perahu penjemput telah siap untuk mengantarkan kembali ke Desa Kampangar atau menyelami alam bawah laut di sekitar pulau.
Eksplorasi Karang Lunak
Pulau Dua memiliki pemandangan laut dengan terumbu karang yang masih terjaga. Tercatat ada 35 spot selam yang amat dalam. Beberapa diantaranya adalah Ondoliang Rock, Nemo Rock, Alibaba, dan Batu Gong. Namun ada juga beberapa titik untuk melakukan snorkeling dengan terumbu karang yang lebih dangkal.
Keanekaragaman hayati bawah lautnya dipenuhi dengan terumbu karang lunak (soft coral) yang mencapai 90 persen. Jenis karang ini akan mati jika terinjak oleh penyelam atau terkena baling-baling kapal.
Bagi penyelam yang datang dari jauh, tidak mungkin untuk membawa alat sendiri. Tapi jangan khawatir kerana di pulau ini tersedia layanan selam dengan nama Tompotika Dive Resort, yang menyewakan alat selam dan memandu penyelam hingga titik yang diminta.
Tapi kalau hanya ingin sekadar snorkeling, ada baiknya pelancong membawa sendiri alat snorkel dan juga fin yang dibutuhkan. Untuk menikmati terumbu karang yang agak dangkal, dapat dengan cara snorkeling. Tarif sewanya 15.000 rupiah per set lengkap dengan kaki kataknya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!