Update Program Rutilahu Kabupaten Bandung: Target 15.000 Rumah Selesai dalam 3 Tahun
📅 Selasa, 27 Jan 2026, 18:26 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Ilham Nugraha
BANDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, optimistis mampu merampungkan perbaikan 4.000 hingga 5.000 unit rumah tidak layak huni (rutilahu) pada tahun 2026 mendatang.
Meski harus menghadapi tantangan keterbatasan anggaran akibat pemangkasan transfer ke daerah (TKD), Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya untuk memastikan warga memiliki hunian yang layak melalui skema pembiayaan bertahap.
“Target kita tahun ini insya Allah sampai 4.000–5.000 unit rumah dalam program Rutilahu atau perbaikan rumah tidak layak huni,” katanya.
Program bedah rumah tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bunga Desa (Bupati Ngamumule Desa) yang salah satunya membenahi keadaan 12 rumah di Kecamatan Pangalengan.
Bupati menjelaskan bahwa program Rutilahu merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah dijalankan pada periode pertama.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Selama 3,5 tahun, kami sudah menyelesaikan 29.327 unit rumah pada program perbaikan rutilahu,” ujarnya.
Namun, setelah dilakukan pendataan ulang, masih terdapat sekitar 15.000 unit rumah tidak layak huni tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung yang ditargetkan rampung tiga tahun ke depan.
“Kenapa di Kecamatan Pangalengan ini, terutama di daerah perkebunan, pengerjaan bedah rumah dilakukan melalui pentahelix karena memang lahannya milik perkebunan,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Terkait alokasi anggaran tahun 2026, dirinya menyebutkan Pemkab Bandung baru dapat menganggarkan sekitar 560 unit rumah melalui desa dan 2.000 unit rumah melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkintan).
“Sehingga totalnya baru 2.560 unit rumah,” ujarnya.
Meski demikian, ia menyampaikan rencana penambahan anggaran melalui APBD Perubahan, termasuk melalui bantuan keuangan khusus (BKK) desa.
“Kalau dihitung kebutuhan anggarannya kurang lebih sekitar Rp16,8 miliar. Insya Allah kita akan tambah di APBD Perubahan,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!