Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Akan Luncurkan Satelit Kayu Pertama di Dunia

📅 Kamis, 30 Mei 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Jepang Akan Luncurkan Satelit Kayu Pertama di Dunia Doc: AFP/JIJI PRESS/JAPAN OUT
Ket. Satelit kayu pertama di dunia yang diberi nama LignoSat, dikembangkan ilmuwan di Universitas Kyoto dan perusahaan penebangan kayu Sumitomo Forestry, saat konferensi pers di Universitas Kyoto, Kyoto, Selasa (28/5).

TOKYO - Para peneliti Jepang, pada Selasa (28/5), mengumumkan mereka berhasil membangun satelit berbahan kayu pertama di dunia yang akan diluncurkan dengan roket SpaceX pada bulan September.

Perangkat berbentuk kubus berukuran 10 sentimeter tersebut dikembangkan oleh para ilmuwan di Universitas Kyoto dan perusahaan penebangan kayu Sumitomo Forestry.

Dikutip dari The Straits Times, para pembuatnya memperkirakan material kayu tersebut akan terbakar habis ketika satelit kembali memasuki atmosfer, menjadi cara untuk menghindari potensi bahaya dari partikel logam yang jatuh ketika satelit itu kembali ke Bumi.

Menurut para ilmuwan, partikel logam ini dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan telekomunikasi.

"Satelit yang tidak terbuat dari logam harus menjadi mainstream," kata Takao Doi, astronaut dan pakar khusus di Universitas Kyoto, pada konferensi pers.

Para pengembang berencana untuk menyerahkan satelit yang terbuat dari kayu magnolia dan diberi nama LignoSat itu kepada badan antariksa Jepang, Jaxa atau Japan Aerospace Exploration Agency, minggu depan.

"Satelit tersebut akan dikirim ke luar angkasa dengan roket SpaceX dari Kennedy Space Center pada bulan September, menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional atau International Space Station (ISS)," kata mereka.

Untuk Uji Kekuatan

Dari situ, satelit akan dilepaskan dari modul eksperimen ISS Jepang untuk diuji kekuatan dan ketahanannya.

"Data akan dikirim dari satelit ke peneliti yang dapat memeriksa tanda-tanda ketegangan dan apakah satelit dapat menahan perubahan suhu yang besar," kata juru bicara Jaxa, Sumitomo Forestry.

Universitas yang dikelola negara di Jepang barat dan perusahaan produk kayu yang berbasis di Tokyo akan menguji ketahanan kayu di luar angkasa, mungkin mulai Februari, menggunakan peralatan eksperimental ekstravehicular dari Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Tim yang dipimpin oleh astronaut Japan Aerospace Exploration Agency Takao Doi, berencana untuk memasang lapisan kayu dengan kekerasan yang bervariasi, yang diambil dari beberapa jenis pohon.

Doi, seorang profesor khusus program di Universitas Kyoto, mengatakan jika rencana itu berhasil, itu akan mengarah pada memungkinkan bahkan anak-anak yang tertarik pada ruang angkasa untuk membuat satelit.

Selain itu, dengan kayu pembuatannya akan lebih murah daripada menggunakan aluminium, bahan utama saat ini untuk satelit. Oleh karena gelombang elektromagnetik dapat menembus kayu, satelit dapat berisi antena di dalamnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.