Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Vasco Nunez de Balboa, Orang Eropa Pertama yang Melihat Samudra Pasifik

📅 Rabu, 29 Mei 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Vasco Nunez de Balboa, Orang Eropa Pertama  yang Melihat Samudra Pasifik Doc: Istimewa

Vasco Nunez de Balboa menjadi orang barat pertama yang melihat Samudra Pasifik dalam perjalanan daratnya dari pantai barat yang menghadap Samudra Atlantik di wilayah yang kini disebut Panama. Pencapaian Balboa ini kemudian menjadi modal bagi Ferdinand Magellan menemukan lautan luas ini.

Vasco Nunez de Balboa (1475-1519) adalah seorang penakluk Spanyol yang terkenal menemukan Samudra Pasifik setelah melintasi tanah genting Panama pada 1513. Ia dikenal sebagai seorang petualang dan penjelajah yang sangat kejam, bahkan bisa disebut sebagai

sosok yang amat berbahaya baik bagi sesama penakluk maupun masyarakat adat yang ditemuinya.

Dari petualangannya ini, Balboa membantu mendirikan Kota Darien, sebuah pemukiman permanen Spanyol pertama di daratan Amerika. Ia pun turut mengekstraksi emas dari Panama dan melakukan perbudakan serta kerja paksa untuk bekerja di perkebunan.

Namun ia akhirnya dikalahkan oleh saingannya dari Spanyol yang mengadili dan mengeksekusinya karena pengkhianatan.

Vasco Nunez de Balboa lahir di Extramadura, Spanyol, di desa kecil Jerez de los Caballeros di Provinsi Badajoz. Keluarganya termasuk dalam golongan bangsawan kecil. Pada 1500-1501, Balboa bergabung dengan ekspedisi Rodrigo de Bastidas (1460-1526), yang berharap dapat menemukan mutiara di sepanjang pantai utara Amerika selatan yang sekarang disebut Kolombia. Saat itu tempat ini merupakan wilayah yang hampir tidak dikenal oleh orang Eropa.

Ekspedisi tersebut berhasil memetakan garis pantai baru tetapi tidak menemukan banyak mutiara yang diharapkan. Balboa selanjutnya menetap di Hispaniola (Haiti modern/Republik Dominika), di mana ia memiliki perkebunan, namun naluri bisnisnya buruk dan ia terpaksa meninggalkan pulau itu setelah ia terlilit utang yang sangat besar.

Melarikan diri dari orang-orang yang berutang uang, pada 1510 Balboa pergi dengan kapal yang dipimpin oleh Martin Fernández de Enciso yang menuju daratan untuk memberi bantuan penting kepada koloni Spanyol di Uraba yang masih muda di pantai Kolombia.

Enciso mendaftarkan Balboa yang berguna di antara anak buahnya, tetapi Enciso adalah seorang administrator, bukan penakluk sejati seperti Balboa.

Kelompok petualang lebih suka menerima perintah dari orang seperti Balboa. Masalah serius dengan Uraba adalah suku asli yang ganas yang menggunakan panah beracun mereka yang mematikan dengan efek yang menghancurkan. Balboa dengan bijak memutuskan untuk memindahkan sisa koloninya ke seberang Teluk Uraba di mana penduduk setempat tidak menggunakan panah beracun.

Di wilayah yang sekarang disebut Panama, senjata baja dan bubuk mesiu Spanyol, serta penggunaan anjing penyerang digunakan. Ini untuk memastikan bangsa Eropa menikmati serangkaian kemenangan saat mereka membangun daerah kantong mereka.

Koloni baru Santa Maria La Antigua de Darien atau hanya Darien, merupakan pemukiman permanen Spanyol yang pertama didirikan di daratan Amerika utara. Meskipun kenyataannya merupakan lahan rawa yang lembab, kawasan ini kemudian disebut dengan Castilla del Oro Spanyol (Kastil Emas) karena banyaknya artefak emas yang ditukar dan dijarah dari masyarakat setempat.

Balboa bahkan telah menulis surat kepada raja di Spanyol dengan agak terburu-buru dan mengklaim bahwa di sini terdapat "sungai emas". Hal ini didukung dengan para pemimpin pribumi yang memiliki emas yang tumbuh seperti jagung di gubuk mereka yang mereka kumpulkan dalam keranjang, menurut Fernando Cervantes dalam buku Conquistadores.

Balboa benar-benar kejam dalam usahanya mencari emas. Ia menggunakan akal-akalan, penyiksaan, dan diplomasi dengan cara yang sama. Namun, menemukan emas di Panama ternyata lebih sulit dari perkiraan Balboa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

34 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.