Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pembicaraan Perjanjian Pandemi Berakhir Tanpa Kesepakatan

📅 Minggu, 26 Mei 2024, 12:18 WIB | Oleh: Tim Penulis

Poin Penting

"Ini jelas merupakan sebuah jeda. Sebagian besar negara anggota ingin melanjutkan dan mengunci kemajuan yang dicapai," kata seorang diplomat Asia yang ikut serta dalam pembicaraan tersebut kepada AFP, tanpa mau disebutkan namanya.

"Kita belum mencapai tujuan tersebut dengan teks yang kita miliki. Pertanyaan besarnya adalah, apa yang diperlukan bagi wilayah utara dan selatan untuk mencapai konvergensi? Perlu waktu."

Perselisihan utama berkisar pada akses terhadap patogen yang terdeteksi di suatu negara, dan terhadap produk-produk yang melawan pandemi seperti vaksin yang diperoleh dari pengetahuan tersebut.

Topik rumit lainnya adalah pendanaan berkelanjutan, pengawasan patogen, rantai pasokan, dan distribusi tes, pengobatan, dan suntikan yang adil, serta cara memproduksinya.

"Hal terbaik adalah memiliki teks yang baik dan inklusif. Baik itu sekarang atau nanti tidak menjadi masalah," kata seorang perunding Afrika kepada AFP.

"Kami ingin melanjutkan prosesnya. Kami sangat menginginkan teks ini."

Komitmen yang Teguh

Saat perundingan ditutup, negara-negara yang ikut serta menekankan komitmen mereka.

Perunding AS Pamela Hamamoto mengatakan: "Saya senang kita memiliki rancangan teks untuk menunjukkan pekerjaan yang telah kita lakukan bersama."

Ethiopia mengatakan negara-negara Afrika "tetap teguh"; Inggris mengatakan ada "kemajuan nyata", sementara Uni Eropa tetap "berkomitmen penuh" untuk mewujudkan perundingan tersebut.

Bangladesh masih ingin memberikan "hasil sukses yang bermanfaat bagi kemanusiaan", sementara Indonesia mengatakan "kita harus melanjutkannya sampai selesai".

Pembicaraan paralel dilakukan untuk merevisi Peraturan Kesehatan Internasional, yang pertama kali diadopsi pada tahun 1969 dan terakhir diperbarui pada tahun 2005.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.