Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bencana Longsor Landa Papua Nugini, Ratusan Orang Dikhawatirkan Tewas Tertimbun

📅 Sabtu, 25 Mei 2024, 10:37 WIB | Oleh: Tim Penulis

Badan tersebut siap memberikan pertolongan pertama, selimut, dan barang-barang non-makanan kepada mereka yang terkena dampak.

"Tidak ada indikasi adanya gempa atau apa pun yang mungkin menjadi pemicu (peristiwa ini). Itu adalah kawasan penambangan emas dan mungkin saja ada orang yang menambang emas di gunung itu," ujarnya.

Jika tidak, tanah longsor mungkin disebabkan oleh hujan lebat, saran Filemon.

Terletak tepat di selatan khatulistiwa, daerah ini sering mengalami hujan lebat.

Tahun ini terjadi curah hujan yang tinggi dan banjir.

Tokoh masyarakat Kandai mengatakan penduduk desa merasa takut sejak tanah longsor yang lebih kecil melanda daerah yang sama awal tahun ini, namun "mereka tidak punya tempat untuk pindah".

Pada bulan Maret, setidaknya 23 orang tewas akibat tanah longsor di provinsi terdekat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.