Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RI Harus Mulai Substitusi Bahan Baku Impor untuk Industri

📅 Jumat, 24 Mei 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Momentum hilirisasi yang telah digagas pemerintah menjadi pendorong untuk melakukan kajian dan perencanaan industri secara komprehensif, tepat, dan terarah untuk mempercepat kesejahteraan dan keadilan masyarakat," ungkap Suhartoko.

Sementara itu, pakar ekonomi dari Universitas Surabaya (Ubaya), Wibisono Hardjopranoto, mengatakan meskipun tidak mudah, tapi dengan memproduksi sendiri bahan baku penolong akan membantu mengatasi tekanan yang muncul karena tren suku bunga ketat yang diterapkan bank-bank sentral dunia.

"Cara ini memang lebih sulit, tapi dapat untuk menambah devisa karena nilai komposisi impor bahan baku penolong kita cukup besar di atas 50 persen. Selain itu, BI juga harus bisa mengelola ekspektasi pemegang dana terutama valas. Kalau mereka berspekulasi menekan rupiah, makin buruk keadaannya," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.