Presiden Macron Ingatkan Negara Maju Harus Belajar Penanganan Air dari Global Selatan
📅 Kamis, 23 Mei 2024, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Nabil Ihsan
Badung - Negara-negara di bagian selatan bumi ???????(GlobalSouth/Global Selatan)???????akan menjadi contoh bagi negara-negara maju dalam mengubah kebiasaan menggunakan air dan menangani masalah air, kataPresiden PrancisEmmanuelMacron.
"Pada akhirnya, dalam beberapa dasawarsa mendatang, negara-negara maju harus belajar dari negara-negara di Selatan yang lebih terbiasa menghadapi kelangkaan air, yang mengubah cara mereka mengonsumsi dan mendaur ulang air secara mendasar," kataMacron dalam sambutannya secara daring padaWorld Water Forum (WWF) ke-10 di Bali pada Rabu.
Menurut dia, perubahan mendasar dalam kebiasaan hidup masyarakat diperlukan untuk menangani masalah air ketika sebagian besar negara-negara maju saat ini berada dalam kondisi yang berkecukupan dan terjamin.
Macron juga menegaskan pentingnya kerja sama antar pemangku kepentingan di tingkat internasional, seperti yang telah dilakukan melalui WWF, dalam mencari solusi atas masalah air di tingkat global.
"Air adalah aset paling berharga yang bisa kita investasikan saat ini, jika kita benar-benar ingin membangun ekonomi yang lebih berkelanjutan, makmur, dan swadaya," kata dia.
Macronmenjelaskan bahwa sejak Maret tahun lalu, negaranya telah menerapkan kebijakan air strategis "Plan eau" (Rencana Air) yang terbukti membantu mengurangi polusi dan menjaga kualitas air di tingkat nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kebijakan itu mencakup strategi penanganan air inovatif yang sudah dijalankan Prancis sejak 1960-an. Dia menyebut hal itu menjadi bukti bahwapemerintahnya dapat menyesuaikan strategi menjaga kualitas air dengan tantangan saat ini.
Pertemuan internasional WWFke-10 yang digelar di Nusa Dua, Bali, pada 18-25 Mei itu membahas konservasi air, air bersih dan sanitasi, ketahanan pangan dan energi, serta mitigasi bencana alam.
Sebanyak 244 sesi pembahasan dalam forum itudiharapkan dapat memberikan hasil konkret mengenai pengelolaan air secara global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pertemuan tersebut telah berhasil mengesahkan sebuah deklarasi tingkat menteri yang mencakup sejumlah usulan Indonesia dalam pengembangan air.
Di antara usulan itu adalah pendirian "Center of Excellence" ketahanan air dan iklim dan penetapan Hari Danau Sedunia melalui resolusi PBB.
Forum tersebut juga mengesahkan kompendium aksi konkret yang mencakup 113 proyek di sektor air dan sanitasi dengan total nilai sebesar Rp148,94 triliun.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!