Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD DKI Siagakan Perahu dan Pelampung di Kelurahan Rawan Banjir dan Rob

📅 Kamis, 23 Mei 2024, 14:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD DKI Siagakan Perahu dan Pelampung di Kelurahan Rawan Banjir dan Rob Doc: antarafoto
Ket. Ilustrasi wilayah rawan banjir rob di DKI Jakarta.

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyiapkan sarana dan prasarana untuk membantu masyarakt yang berada di wilayah rawan banjir dan rob dengan menyiagakan perahu dan pelampung penyelamat (ring buoy).

"Kami memastikan sarana dan prasarana pendukung penanganan banjir di kelurahan rawan banjir dan rob seperti perahu, pelampung penyelamat, hingga jaket pelampung siap untuk difungsikan," kata Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Pengolahan Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Michael Sitanggang saat dihubungi di Jakarta, Kamis (23/5).

Selain memastikan lokasi bencana, pihaknya juga memastikan sarana dan prasarana lainnya siap untuk membantu masyarakat apabila dibutuhkan.

Pihaknya juga melakukan koordinasi dengan BMKG terkait perkembangan informasi peringatan dini banjir dan rob.

Kemudian dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Bina Marga, Satpol PP dan para lurah terkait kesiapan personel dan peralatan seperti pompa keliling (mobile) dan stasioner untuk siap difungsikan menyedot genangan rob.

Selain itu juga memberikan informasi dinamika kondisi tinggi gelombang laut melalui website (bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut), media sosial dan kanal-kanal informasi lainnya.

Masyarakat diminta untuk terus memantau segala informasi dari berbagai macam sumber tersebut.

Kemudian, BPBD DKI juga menyiagakan sebanyak 267 personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD untuk memonitor kondisi bencana yang ada di tiap kelurahan rawan banjir sehingga cepat memberikan pelayanan.

"Tidak perlu khawatir, apabila menemukan/mengalami keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan, segera hubungi Jakarta Siaga 112," ujarnya.

Berdasarkan informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok tentang Peringatan Dini Banjir Pesisir (rob) tanggal 21-29 Mei 2024 disebutkan akibat adanya fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fase bulan purnama yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta.

Sejumlah wilayah pesisir utara DKI Jakarta itu meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing dan Kalibaru.

Warga sekitar diimbau agar dapat mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut yang berpotensi terjadinya banjir akibat air laut naik atau pasang (rob).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.