Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Video Perundungan Siswa Hendaknya Dihapus

📅 Rabu, 22 Mei 2024, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Video Perundungan Siswa Hendaknya Dihapus Doc: ANTARA/Anita Permata Dewi
Ket. Anggota KPAI Klaster Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang, Budaya dan Agama Aris Adi Leksono.

BOGOR - Video perundungan siswi SMP di Bojonggede, Kabupaten Bogor, yang beredar di sosial media diminta untuk dihapus. Tujuannya, agar tidak mempengaruhi anak lain meniru polanya. Permintaan ini datang dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

"Kami berharap video kekerasan yang viral di-take down. Semua harus berhenti menyebarkan video tersebut karena berpotensi menginspirasi anak lain untuk meniru," kata Anggota KPAI, Aris Adi Leksono, Selasa.

Hal itu dikatakannya menanggapi kasus perundungan siswi SMP Bojonggede. Selain itu, video tersebut juga berpotensi menimbulkan stigma berkepanjangan untuk lembaga pendidikan dan individu anak itu sendiri.

Menurut Aris Adi, KPAI telah mendapatkan pengaduan atas kasus ini. "Kami mendapatkan pengaduan melalui pesan video viral," katanya. Dia menyatakan prihatin bahwa perundungan pelajar terus saja terjadi.

Aris menyoroti pentingnya pengawasan dan pembinaan terhadap kelompok-kelompok pelajar di sekolah. "Sangat memprihatinkan. Masih saja terjadi kekerasan di lingkungan pelajar," tandas Aris. Kelompok-kelompok atau circle pelajar di sekolah harus diawasi dan dibina secara ketat, agar tidak tumbuh pengaruh negatif.

KPAI mengapresiasi langkah cepat Polres Depok yang sudah menangani kasus tersebut. Saat ini kasus sudah ditangani Polres Depok. Maka, korban harus mendapat hak perlindungan, keadilan, pengobatan, dan pendampingan psikososial dalam pemulihan.

Untuk terduga anak yang berkonflik dengan hukum, perlu diproses berdasarkan UU Perlindungan Anak dan UU Sistem Peradilan Pidana Anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.